MUH.IQBAL, MUH.IQBAL (2026) ANALISIS SIFAT MEKANIS KOMPOSIT TENUNAN SERAT RAMIE AKIBAT PAPARAN SINAR MATAHARI. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
D022221001-1AfPc3WYTZmO4jyH-20260716013405.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
Serat ramie merupakan salah satu serat alam yang memiliki potensi tinggi sebagai penguat komposit karena memiliki kekuatan mekanis yang baik, ringan, dan ramah lingkungan. Namun, penggunaan komposit berpenguat serat ramie pada aplikasi luar ruang masih menghadapi kendala berupa degradasi sifat mekanis akibat paparan sinar matahari yang mengandung radiasi ultraviolet (UV), fluktuasi temperatur, dan kelembaban udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan sinar matahari terhadap sifat mekanis komposit tenunan serat ramie dengan variasi konsentrasi pigmen Blue CW. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan matriks resin epoxy Bisphenol-A Epichlorohydrin dan Polyaminoamide Hardener sebagai pengeras. Komposit dibuat dengan variasi konsentrasi pigmen 0%, 5%, 7,5%, dan 10%, kemudian dipaparkan pada lingkungan terbuka selama 14 minggu. Pengujian sifat mekanis dilakukan menggunakan ASTM D3039 untuk uji tarik dan ASTM D790 untuk uji lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar matahari menyebabkan penurunan sifat mekanis komposit akibat fotodegradasi matriks epoxy, penyerapan kelembaban, serta pelemahan ikatan antarmuka serat–matriks. Komposit tanpa pigmen (CPP0) mengalami penurunan kekuatan tarik terbesar, yaitu sebesar ±38,01%, sedangkan komposit dengan penambahan pigmen 7,5% (CPP7.5) menunjukkan penurunan terkecil sebesar ±7,97%, sehingga memiliki ketahanan terbaik terhadap degradasi lingkungan. Pada pengujian lentur, komposit dengan konsentrasi pigmen 7,5% juga menunjukkan kestabilan kekuatan lentur paling baik selama paparan 14 minggu, sedangkan konsentrasi 5% dan 10% kurang efektif mempertahankan stabilitas mekanik dalam jangka panjang. Penurunan sifat mekanis dipengaruhi oleh radiasi UV yang menyebabkan pemutusan rantai polimer, difusi kelembaban yang memicu hidrolisis, serta sifat higroskopis serat ramie yang menyebabkan pembengkakan serat dan pelemahan ikatan serat–matriks. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan pigmen Blue CW sebesar 7,5% merupakan konsentrasi optimum untuk meningkatkan stabilitas sifat mekanis komposit tenunan serat ramie terhadap paparan sinar matahari, sehingga berpotensi diterapkan pada komponen komposit untuk aplikasi luar ruang.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 05:35 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 05:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60190 |
