TINJAUAN SISTEMATIS LITERASI KESEHATAN TENTANG GAGAL GINJAL KRONIS


RAUF, RISDAYANTI (2026) TINJAUAN SISTEMATIS LITERASI KESEHATAN TENTANG GAGAL GINJAL KRONIS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N012231041-uoskAHrap8O2DvKX-20260819143404.pdf] Text
N012231041-uoskAHrap8O2DvKX-20260819143404.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (16MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Penyakit ginjal kronis (PGK) memerlukan keterlibatan pasien secara berkelanjutan dalam pengobatan yang kompleks dan manajemen diri. Literasi kesehatan sangat penting untuk memungkinkan pasien memahami informasi terkait penyakit, mematuhi terapi, serta melakukan perawatan diri secara efektif. Namun, literasi kesehatan yang terbatas masih umum terjadi dan dapat berdampak negatif terhadap luaran klinis. Tujuan. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mensintesis bukti mengenai literasi kesehatan pada orang dewasa dengan PGK, dengan fokus pada prevalensi, determinan, serta hubungannya dengan perilaku perawatan diri dan luaran klinis. Metode. Pencarian literatur komprehensif dilakukan di PubMed, Embase, dan Scopus hingga 8 Maret 2024 sesuai dengan pedoman PRISMA. Sebanyak 80 studi dimasukkan dalam analisis. Hasil. Literasi kesehatan yang terbatas ditemukan cukup umum, dengan estimasi prevalensi berkisar antara 30% hingga 60%, dan lebih sering terjadi pada pasien dengan PGK stadium lanjut, khususnya yang menjalani hemodialisis. Determinan utama meliputi usia yang lebih tua, tingkat pendidikan yang rendah, status sosial ekonomi yang kurang menguntungkan, hambatan bahasa, komorbiditas, serta faktor psikososial. Literasi kesehatan yang rendah secara konsisten berhubungan dengan perilaku perawatan diri yang lebih buruk, kepatuhan minum obat yang lebih rendah, kualitas hidup yang lebih rendah, peningkatan angka rawat inap, dan mortalitas yang lebih tinggi. Kesimpulan. Literasi kesehatan yang terbatas merupakan tantangan yang umum dan penting secara klinis dalam manajemen PGK. Faktor ini dipengaruhi oleh aspek sosiodemografis dan klinis, serta secara konsisten berhubungan dengan luaran yang merugikan. Integrasi pendekatan yang responsif terhadap literasi kesehatan dalam pelayanan rutin PGK sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan pasien dan hasil klinis. Penelitian di masa depan perlu berfokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi yang berkelanjutan di berbagai tahap PGK.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Literasi kesehatan, Penyakit ginjal kronis, Self-care, Kualitas hidup, Sistem kesehatan
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 22 Oct 2026 05:21
Last Modified: 22 Oct 2026 05:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60182

Actions (login required)

View Item
View Item