PENGARUH SUPLEMENTASI ZINK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN, DURASI KALA I PERSALINAN, DAN LUARAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL REMAJA DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK)


ANGRAENI, WINI (2026) PENGARUH SUPLEMENTASI ZINK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN, DURASI KALA I PERSALINAN, DAN LUARAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL REMAJA DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P102242003-QplJ1cAagIhr8FB2-20260814085713.pdf] Text
P102242003-QplJ1cAagIhr8FB2-20260814085713.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Wini Angraeni Pengaruh Suplementasi Zink Terhadap Tingkat Kecemasan, Durasi Kala Persalinan, Dan Luaran Kehamilan Pada Ibu Hamil Remaja Dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) (dibimbing oleh Halisah dan Jumrah) Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronis (KEK) masih menjadi masalah gizi yang penting pada ibu hamil di Indonesia, dengan prevalensi sekitar 17,3%. Defisiensi zink selama kehamilan berhubungan dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin, peningkatan stres oksidatif dan kecemasan ibu, disfungsi kontraksi uterus, serta meningkatnya risiko luaran kehamilan yang tidak optimal, seperti berat badan lahir rendah, panjang badan lahir yang lebih pendek, dan asfiksia neonatorum. Meskipun demikian, bukti ilmiah mengenai efektivitas suplementasi zink pada ibu hamil remaja dengan KEK masih terbatas. Tujuan: Menganalisis pengaruh suplementasi zink terhadap tingkat kecemasan, durasi persalinan, dan luaran kehamilan pada ibu hamil remaja dengan KEK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment, rancangan pretest dan posttest dengan kriteria inklusi ibu hamil usia remaja (<19 tahun) usia kehamilan 26-28 minggu yang terdiagnosa KEK (LILA < 23,5 cm). Responden pada penelitian ini sebanyak 58 ibu hamil yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 29 responden kelompok intervensi yang menerima suplementasi zink dosis 20 mg/hari selama 12 minggu disertai pelayanan antenatal rutin, serta 29 responden kelompok kontrol yang menerima tablet plasebo selama 12 minggu dengan prosedur yang sama. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner karakteristik responden, kuesioner Pregnancy-Related Anxiety Scale (PASS) untuk mengukur tingkat kecemasan, lembar observasi kepatuhan, rekam medis maternal dan neonatal, timbangan berat badan, pita ukur Lingkar Lengan Atas (LILA), serta formulir pencatatan luaran persalinan yang meliputi durasi kala I, berat badan lahir, panjang badan lahir, dan skor APGAR. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik responden serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-square, Mann–Whitney. Hasil: Suplementasi zink memberikan pengaruh yang signifikan terhadap luaran maternal dan neonatal. Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan status gizi yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol, ditandai dengan peningkatan berat badan dan LILA yang bermakna setelah intervensi (p<0,001). Tingkat kecemasan pada kelompok intervensi menurun secara signifikan setelah pemberian suplementasi zink (p<0,001), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang bermakna (p=0,317). Selain itu, kelompok intervensi memiliki durasi kala I persalinan yang lebih singkat dibandingkan kelompok kontrol (p<0,001). Luaran neonatal juga lebih baik pada kelompok intervensi, ditunjukkan oleh berat badan lahir dan panjang badan lahir yang lebih tinggi serta seluruh bayi memiliki skor APGAR normal. Sebaliknya, sebagian besar bayi pada kelompok kontrol mengalami asfiksia sedang. Perbedaan luaran neonatal antara kedua kelompok bermakna secara statistik (p<0,001). Kesimpulan: Suplementasi zink berpotensi menjadi intervensi gizi yang efektif untuk memperbaiki status gizi ibu, menurunkan tingkat kecemasan, memperpendek durasi persalinan, dan meningkatkan luaran kehamilan pada ibu hamil remaja dengan kekurangan energi kronis. Temuan ini mendukung pemanfaatan suplementasi zink sebagai bagian dari program intervensi gizi pada kehamilan berisiko tinggi. Kata kunci: suplementasi zink; kehamilan remaja; kekurangan energi kronis; kecemasan; durasi persalinan; luaran kehamilan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: suplementasi zink; kehamilan remaja; kekurangan energi kronis; kecemasan; durasi persalinan; luaran kehamilan.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 22 Oct 2026 02:51
Last Modified: 22 Oct 2026 02:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60137

Actions (login required)

View Item
View Item