ILYAS, AMIR (2026) ANALISIS FAKTOR KRIMINOGENIK DAN STRATEGI PENANGGULANGAN JUDI ONLINE SEBAGAI BENTUK KEJAHATAN BERBASIS ELEKTRONIK. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P142242007-rYqXSioG4Pmn9O8s-20260820113806.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang Perkembangan teknologi digital telah mendorong peningkatan praktik judi online sebagai salah satu bentuk kejahatan berbasis elektronik yang semakin kompleks dan berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan sistem penegakan hukum. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kriminogenik yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana judi online serta merumuskan strategi penanggulangannya dalam perspektif kriminologi. Metode Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kriminologi, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kasus. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, putusan pengadilan, dan berbagai dokumen pendukung, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik judi online dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor kriminogenik, meliputi tekanan ekonomi, pengaruh lingkungan sosial, rendahnya kesadaran hukum, kemudahan akses teknologi digital, anonimitas ruang siber, serta kelemahan regulasi dan pengawasan terhadap transaksi elektronik. Faktor-faktor tersebut menciptakan kondisi yang mendukung berkembangnya judi online sebagai kejahatan siber yang bersifat terorganisasi, lintas yurisdiksi, dan sulit diberantas melalui pendekatan hukum konvensional. Penelitian ini juga menemukan bahwa strategi penanggulangan yang efektif harus dilaksanakan secara terpadu melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif. Upaya preemtif dilakukan melalui penguatan literasi digital, pendidikan hukum, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Upaya preventif diarahkan pada penguatan patroli siber, pemblokiran platform perjudian, serta pengawasan transaksi keuangan digital. Sementara itu, upaya represif difokuskan pada penegakan hukum yang berorientasi pada pemberantasan jaringan utama, penyitaan aset hasil kejahatan, dan kerja sama lintas sektor serta lintas negara. Kesimpulan Penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan kriminal yang mengintegrasikan pendekatan hukum, kriminologi, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat merupakan model yang lebih efektif dalam menekan prevalensi judi online di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | online gambling; criminogenic factors; cybercrime; criminology; crime prevention strategies |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 02:03 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 02:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60131 |
