DAMAYANTI, ALFINA (2026) Keanekaragaman Vegetasi Dan Produktivitas Lahan Pada Sistem Agroforestri Berbasis Kopi Di Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011221075-Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Sistem agroforestri berbasis kopi merupakan salah satu bentuk pengelolaan lahan yang menggabungkan tanaman kehutanan dan pertanian untuk meningkatkan produktivitas serta menjaga keseimbangan ekosistem. Di Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, sistem ini telah banyak diterapkan oleh masyarakat, namun informasi mengenai keanekaragaman vegetasi dan produktivitas lahan masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman vegetasi dan kontribusinya terhadap produktivitas lahan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman vegetasi serta mengetahui produktivitas lahan pada sistem agroforestri berbasis kopi di Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara terhadap 30 responden. Pengambilan data vegetasi dilakukan dengan metode plot pada berbagai tingkat pertumbuhan yaitu semai, pancang, tiang, dan pohon. Data yang dikumpulkan meliputi jenis tanaman dan parameter vegetasi yang dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman, kekayaan jenis, kemerataan jenis, serta produktivitas lahan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 jenis tanaman dalam sistem agroforestri berbasis kopi di Desa Labbo. Nilai indeks keanekaragaman tergolong rendah pada tingkat semai dan sedang pada tingkat pancang, tiang, dan pohon. Indeks kekayaan dan kemerataan jenis pada seluruh tingkat pertumbuhan tergolong rendah, yang menunjukkan adanya dominasi jenis tertentu, terutama kopi dan sengon. Meskipun demikian, produktivitas lahan tergolong tinggi dengan kisaran Rp8.088.093/Ha/tahun hingga Rp30.327.466/Ha/tahun dan rata-rata sebesar Rp25.104.892/Ha/tahun, yang menunjukkan bahwa sistem agroforestri mampu memberikan kontribusi ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Kesimpulan. Sistem agroforestri berbasis kopi di Desa Labbo memiliki tingkat keanekaragaman vegetasi yang rendah hingga sedang, namun tetap mampu menghasilkan produktivitas lahan yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa interaksi antarvegetasi dalam sistem agroforestri dapat mendukung kestabilan ekosistem sekaligus meningkatkan pendapatan petani, sehingga berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 00:45 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 00:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60128 |
