Rismawati, Rismawati (2026) Efek Pemberian Ekstrak Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Jumlah Trombosit Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Trombositopenia Yang Diinduksi Dengan Kloramfenikol. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
N011191140-KGs7oCm4IqjkyLFx-20260806145201.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Trombositopenia adalah keadaan menurunnya kadar trombosit di dalam darah, merupakan kondisi klinis yang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kematian. Sampai saat ini tindakan terapi yang dilakukan hanya berdasarkan gejala yang timbul atau dengan terapi pendukung. Pemberian ekstrak cacing tanah sebagai suplemen di samping pengobatan dokter telah dilakukan secara empiris dapat menaikan jumlah trombosit bagi penderita demam berdarah. Berdasarkan penjelasan diatas, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui adakah pengaruh ekstrak cacing tanah dalam meningkatkan jumlah trombosit pada tikus yang diinduksi dengan kloramfenikol. Metodologi: Digunakan 12 ekor hewan uji tikus yang berbadan sehat dengan berat 200-250 gram, berumur 2-3 bulan. Hewan dibagi ke dalam 4 kelompok, masing-masing terdiri dari 3 ekor. Sebelum perlakuan, masing-masing tikus dipuasakan selama kira-kira 8 jam. Sebelum diberi perlakuan masing-masing tikus dihitung jumlah trombosit awalnya, kemudian diinduksi dengan kloramfenikol untuk menurunkan jumlah trombosit tikus. Setelah itu masing-masing kelompok diberi perlakuan. Kelompok I hanya diberikan pakan standar sebagai kontrol sehat, kelompok II diberi NaCMC 1% sebagai kontrol negatif, kelompok III diberi ekstrak cacing tanah 8 g/kgBB kelompok IV diberi ekstrak cacing tanah dengan dosis 16 g/kgBB, setiap hari selama 7 hari. Setelah diberi perlakuan, dilakukan pengambilan darah pada tikus melalui vena orbitalis (mata), kemudian dihitung jumlah trombositnya dengan menggunakan alat pengukur darah hemositometer. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol sehat (tanpa perlakuan) dan kontrol negatif diberi NaCMC 1% menunjukkan peningkatan jumlah trombosit dengan persentase yang lebih rendah setelah perlakuan selama 7 hari secara bersamaan, sedangkan kelompok yang diberikan ekstrak cacing tanah 16 g/kgBB terjadi peningkatan jumlah trombosit tertinggi yaitu sebesar 31%, sedangkan pada ekstrak cacing tanah 6 g/kgBB terjadi peningkatan jumlah trombosit sebesar 27%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak cacing tanah dengan dosis 8 g/kgBB dan 16 g/kgBB dapat meningkatkan jumlah trombosit pada sampel darah tikus dibandingkan dengan kelompok kontrol.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: trombositopenia, cacing tanah, kloramfenikol |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 01:40 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 01:40 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60118 |
