HERLIN, HERLIN (2026) Pengaruh Latihan Isometrik Plank Terhadap Kadar Adiponektin Serum, Lemak Viseral, Indeks Adipositas Viseral dan Produk Akumulasi Lipid pada Pria Dewasa Muda dengan Obesitas Sentral. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P062232065-RH5OValSXZy26LrT-20260814184327.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang : Obesitas sentral meningkatkan risiko gangguan kardiometabolik melalui akumulasi lemak viseral, perubahan profil lipid, dan disfungsi adipokin. Latihan isometrik plank mudah dilakukan tanpa peralatan, tetapi bukti pengaruhnya terhadap adipositas dan metabolisme pria dewasa muda masih terbatas. Tujuan : Penelitian ini menganalisis pengaruh latihan isometrik plank terhadap parameter antropometri, lemak viseral, adiponektin serum, trigliserida, kolesterol lipoprotein densitas tinggi, Indeks Adipositas Viseral (Visceral Adiposity Index, VAI), dan Produk Akumulasi Lipid (Lipid Accumulation Product, LAP) pada pria dewasa muda dengan obesitas sentral. Metode : Uji acak terkontrol dengan desain prates-pascates melibatkan 30 pria berusia 20–40 tahun yang dialokasikan ke kelompok kontrol dan intervensi, masing-masing 15 subjek. Kelompok intervensi menjalani latihan plank terawasi tiga kali seminggu selama delapan minggu, sedangkan kelompok kontrol mempertahankan aktivitas hariannya. Berat badan, indeks massa tubuh, lingkar pinggang, lemak viseral menggunakan analisis impedansi bioelektrik Tanita BC-541, adiponektin serum, trigliserida, kolesterol lipoprotein densitas tinggi, VAI, dan LAP diukur sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan, Wilcoxon, uji t independen, atau Mann–Whitney sesuai distribusi data. Hasil : Dibandingkan kelompok kontrol, kelompok intervensi menunjukkan perubahan lingkar pinggang yang lebih baik (p<0,001), pemeliharaan adiponektin serum (p<0,001), penurunan lemak viseral lebih besar (p=0,001), dan peningkatan LAP lebih rendah (p=0,029). Perbedaan antarkelompok tidak bermakna pada berat badan (p=0,171), indeks massa tubuh (p=0,454), kolesterol lipoprotein densitas tinggi (p=0,579), trigliserida (p=0,184), dan VAI (p=0,065). Perubahan lemak viseral berkorelasi positif dengan berat badan, indeks massa tubuh, lingkar pinggang, dan LAP, serta berkorelasi negatif dengan adiponektin. Kesimpulan : Latihan isometrik plank selama delapan minggu memperbaiki adipositas abdominal, mempertahankan adiponektin, dan memperlambat akumulasi lipid, tetapi belum memperbaiki profil lipid dan VAI secara menyeluruh. Kebaruan penelitian terletak pada evaluasi terintegrasi adiponektin, lemak viseral, VAI, dan LAP dalam intervensi isometrik tunggal. Latihan ini berpotensi menjadi intervensi nonfarmakologis awal yang praktis, murah, dan mudah diterapkan pada pria dewasa muda dengan obesitas sentral.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kontraksi otot statis; adipokin antiinflamasi; adipositas abdominal; risiko kardiometabolik; komposisi tubuh; profil lipid |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 01:21 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 01:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60105 |
