ARIS, MUH. ILHAM (2026) Analisis Komparatif Pengaruh Synchronous condenser dan Shunt Capacitor terhadap Profil Tegangan dan Rugi Daya pada Sistem IEEE 30 Bus. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D041221004-mziv4xMh3oVk0FOD-20260818103533.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Peningkatan pembebanan dan perubahan topologi jaringan dapat menyebabkan penurunan tegangan, peningkatan rugi daya aktif, serta perubahan pembebanan saluran. Kompensasi daya reaktif menggunakan synchronous condenser dan shunt capacitor dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi tersebut, tetapi keduanya memiliki karakteristik operasi yang berbeda. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi pembebanan dan pemasangan kedua kompensator terhadap profil tegangan dan rugi daya aktif, membandingkan karakteristik responsnya, serta mengevaluasi kinerjanya setelah pelepasan saluran. Metode. Simulasi aliran daya AC Newton-Raphson dilakukan menggunakan MATLAB dan MATPOWER pada sistem IEEE 30 Bus dengan tingkat beban 100%, 110%, dan 120%. Kedua kompensator dipasang pada Bus 8 dengan kapasitas 5 MVAr dan 10 MVAr. Pengujian tambahan dilakukan setelah pelepasan saluran 6–8 dan 8–28 pada beban 120%. Hasil. Pada kondisi tanpa kompensator, peningkatan beban dari 100% menjadi 110% dan 120% menurunkan tegangan minimum dari 0,9606 p.u. menjadi 0,9548 p.u. dan 0,9487 p.u., serta meningkatkan rugi daya aktif dari 2,4438 MW menjadi 3,3010 MW dan 4,4090 MW. Pada beban 120% dengan kapasitas 10 MVAr, synchronous condenser menghasilkan tegangan minimum 0,9571 p.u. dan rugi daya aktif 4,2291 MW, sedangkan shunt capacitor menghasilkan 0,9564 p.u. dan 4,2426 MW. Setelah saluran 6–8 dilepas, tegangan minimum turun menjadi 0,8641 p.u. dan 0,8536 p.u., sedangkan setelah saluran 8–28 dilepas kedua perangkat 10 MVAr masih mempertahankan tegangan minimum di atas 0,95 p.u., tetapi pembebanan maksimum saluran tetap melebihi 140%. Kesimpulan. Kedua kompensator mampu memperbaiki profil tegangan dan menurunkan rugi daya aktif pada seluruh kondisi jaringan normal yang diuji. Pada kapasitas nominal yang sama, synchronous condenser menghasilkan kinerja teknis sedikit lebih baik karena keluaran daya reaktifnya tetap sesuai kapasitas yang diterapkan dalam model, sedangkan keluaran aktual shunt capacitor dipengaruhi oleh tegangan bus. Meskipun demikian, selisih kinerja keduanya relatif kecil dan kompensasi daya reaktif tidak secara langsung menghilangkan pelampauan pembebanan saluran setelah perubahan topologi jaringan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Synchronous condenser, Shunt Capacitor, profil tegangan, rugi daya aktif, IEEE 30 Bus, Newton-Raphson. |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Unnamed user with username takdim |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 06:52 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 06:52 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60049 |
