HASRIL, ALFAUZAN PRATAMA (2025) “Analisis Geostatistik Terhadap Nilai Optimal untuk Potensi Bijih Nikel di Lapisan Transisi Endapan Laterit Blox ”X” PT. Vale Indonesia TBK.”. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D061201002-TrMbgWY15CAEwxfq-20250611153508.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
Alfauzan Pratama Hasril. “Analisis Geostatistik Terhadap Nilai Optimal untuk Potensi Bijih Nikel di Lapisan Transisi Endapan Laterit Blox ”X” PT. Vale Indonesia TBK.” (dibimbing oleh Safruddim dan Hamid Umar). Latar Belakang. Nikel laterit adalah tanah residu yang berkembang diatas ultramafik melalui proses pelapukan secara kimiawi dan pengayaan supergen, yang menghasilkan lapisan-lapisan hasil laterisasi atau biasa disebut sebagai profil laterit yang terdiri dari lapisan limonit, saprolit, dan bedrock. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik geokimia dari lapisan antara limonit dan saprolit yaitu lapisan transisi, kemudian akan di tentukan nilai optimal serta potensi bijih nikel pada lapisan transisi menggunakan metode geostatistik. Metode. Endapan nikel laterit yang terbentuk akibat proses pelapukan batuan ultramafik dikaji melalui metode analisis laboratorium, dan statistik menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW). Data yang digunakan mencakup hasil pengeboran, hasil analisis geokimia, serta pemetaan distribusi kadar nikel untuk mendukung optimalisasi eksploitasi sumber daya. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan transisi memiliki karakteristik geokimia yang spesifik, di mana kandungan Fe cenderung menurun seiring bertambahnya kedalaman, sedangkan unsur Ni dan MgO mengalami peningkatan. Analisis geostatistik mengidentifikasi pola distribusi kadar nikel yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan sumber daya secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, evaluasi terhadap potensi bijih nikel pada lapisan transisi memberikan rekomendasi teknis terkait strategi eksploitasi yang lebih optimal guna meningkatkan efisiensi produksi serta meminimalkan pemborosan material. Kesimpulan. Lapisan transisi ini memiliki warna soil yang cenderung merah kekuningan dengan ukuran butir yang beragam dari pasir sangat halus hingga pasir sedang, dan dari hasil perhitungan nilai optimal, lapisan ini memiliki nilai optimal pada Cut-off Grade 0,9% dengan kadar unsur Ni di 1,67%, ketebalan Ore 1,06m dan tonase sebesar 351 ton/m3, dan metode pengolahan yang sesuai untuk lapisan ini yaitu metode Hydrometallurgy yaitu HPAL (High-Pressure Acid Liquid) dikarenakan metode ini mampu mengurai unsur pengotor seperti Fe dengan mudah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Geologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 07:46 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 07:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60000 |
