Studi Pembuatan Mi Kering Berbasis Beras Putih (Oryza sativa) dan Kacang Hijau (Vigna radiata) Dengan Penambahan Rumput Laut (Eucheuma cottonii)


ASHAD, ACHMAD HABIBIE AL (2026) Studi Pembuatan Mi Kering Berbasis Beras Putih (Oryza sativa) dan Kacang Hijau (Vigna radiata) Dengan Penambahan Rumput Laut (Eucheuma cottonii). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G031221074-ALWx39EkQyNiZp6v-20260706170954.pdf] Text
G031221074-ALWx39EkQyNiZp6v-20260706170954.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Mi merupakan produk pangan berbasis tepung terigu yang sangat sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Penggantian bahan baku mi untuk dapat mengurangi impor tepung terigu yaitu dengan membuat mi berbasis tepung beras. Mi tepung beras merupakan salah satu alternatif pangan sehat dan aman konsumsi. Mi tepung beras juga bersifat bebas gluten, sehingga cocok untuk dikonsumsi bagi intoleransi gluten. Namun, diperlukan adanya penambahan bahan pangan fungsional lainnya berupa tepung kacang hijau untuk menambah kandungan gizi serta penambahan bubur rumput laut (Eucheuma cottonii) yang dapat memperbaiki sifat organoleptiknya sehingga mi tepung beras lebih diterima dan disukai oleh masyarakat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap mi kering berbasis tepung beras putih dan tepung kacang hijau dengan penambahan bubur rumput laut berdasarkan hasil organoleptik dan untuk mengetahui pengaruh rasio tepung beras putih dan tepung kacang hijau terhadap fisikokimia dari hasil formulasi mi kering yang dihasilkan. Metode. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktorial berupa konsentrasi tepung beras putih dan tepung kacang hijau dengan masing masing 3 perlakuan dan semua perlakuan akan diulang sebanyak 3 kali. Formulasi terbaik diperoleh dari pengujian organoleptik dengan metode hedonik. Semua perlakuan setiap pengulangan akan dilanjutkan pengujian fisikokimia yang mencakup pengujian waktu masak (cooking time), pengujian susut masak (cooking loss), pengujian daya rehidrasi, pengujian kadar air, kadar abu, kadar serat kasar, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat. Hasil. Penelitian ini menghasilkan karakteristik fisikokimia dari mi beras putih dan kacang hijau yang dihasilkan yaitu memiliki nilai waktu pemasakan sekitar 5,86-6,2 menit, nilai susut masak sekitar 3,93-5,8%, nilai daya rehidrasi sekitar 199,18-251,46%, nilai kadar air sekitar 8,49-12,38%, nilai kadar abu sekitar 0,66 hingga 0,94%, nilai kadar serat kasar sekitar 6,91-7,88%, nilai kadar lemak sekitar 0,52-1,11%, nilai kadar protein sekitar 6,08-7,55%, nilai kadar karbohidrat sekitar 77,98-84,21%. Kesimpulan. Penelitian ini yaitu tingkat penerimaan konsumen terhadap mi kering berbasis tepung beras putih dan tepung kacang hijau dengan penambahan bubur rumput laut berdasarkan hasil nilai rata-rata organoleptik tertinggi hingga terendah secara berturut-turut yaitu sampel A1, A2 dan A3. Pengaruh rasio tepung beras putih dan tepung kacang hijau terhadap fisikokimia dari hasil formulasi mi kering yang dihasilkan menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata terhadap nilai waktu masak, waktu susut, daya rehidrasi, kadar air, serat kasar, kadar protein dan kadar karbohidrat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kacang hijau, mi kering, pangan sehat.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknologi Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 21 Oct 2026 00:55
Last Modified: 21 Oct 2026 00:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59919

Actions (login required)

View Item
View Item