SAMOSIR, MUHAMMAD ASRUL NANDA SAMOSIR (2026) Makna Lafaz Bagha dan Keberagamannya dalam Al-Qur'an (Studi Analisis Morfologi dan Semantik) = The Meaning of the Term Bagha and Its Variations in the Qur'an (A Morphological and Semantic Analysis). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
F031221009-eYLWtKp3jiomh8JH-20260816214237.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Penelitian ini mengkaji akar kata Bagha dan berbagai bentuk derivasinya dalam Al-Quran melalui pendekatan morfo-semantik. Keragaman bentuk dan makna akar kata ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap kosakata Al-Quran tidak hanya membutuhkan pemaknaan secara leksikal, tetapi juga perlu mempertimbangkan struktur morfologis dan konteks penggunaannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk derivasi akar kata Bagha, menganalisis perubahan morfofonemik yang terjadi, serta mengungkap makna dasar, makna kontekstual, dan perkembangan semantiknya dalam ayat-ayat Al-Quran. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan morfo-semantik yang mengintegrasikan teori morfologi Mahmud Fahmi Al-Hijazi, penelusuran akar leksikal Ibn Faris, dan analisis semantik kontekstual Ahmad Mukhtar Umar. Data primer berupa ayat-ayat Al-Quran, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab tafsir, kamus bahasa Arab, dan literatur linguistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar kata Bagha ditemukan sebanyak 96 kali dalam Al-Quran dalam delapan bentuk derivasi. Secara morfofonemik, akar kata ini mengalami empat pola perubahan karena termasuk fiil mutal naqis, yaitu perubahan huruf ya menjadi alif maqsura, penghilangan huruf lemah, perubahan menjadi waw, dan pengembalian huruf tersebut ke bentuk asalnya. Secara semantik, makna dasar akar kata ini berpusat pada makna kehendak/pencarian dan kerusakan/penyimpangan, yang kemudian berkembang menjadi beberapa makna kontekstual. Kesimpulan: Perkembangan makna akar kata Bagha dalam Al-Quran dipengaruhi oleh perubahan morfologis dan konteks ayat. Integrasi analisis morfologis dan semantik kontekstual memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap kosakata Al-Quran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Semantik, Morfologi, Bagha, Al-Quran, Derivasi. |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Asia Barat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 02:27 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 02:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59913 |
