Optimalisasi Manajemen (Empty container) Dan Ekspor Impor Dalam Mendukung Proses Bongkar Muat Di Terminal Peti Kemas New Makassar (Terminal 2) = Optimizing Empty container Management and Import and Export Management to Support Loadingand Unloading Processes at the New Makassar Container Terminal (Terminal 2).


ASRARUDDIN, NURUL HIDAYAH (2026) Optimalisasi Manajemen (Empty container) Dan Ekspor Impor Dalam Mendukung Proses Bongkar Muat Di Terminal Peti Kemas New Makassar (Terminal 2) = Optimizing Empty container Management and Import and Export Management to Support Loadingand Unloading Processes at the New Makassar Container Terminal (Terminal 2). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D081211009-fullllllll.pdf] Text
D081211009-fullllllll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Kegiatan bongkar muat peti kemas di terminal peti kemas merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran arus ekspor dan impor. Salah satu komponen utama dalam kegiatan tersebut adalah pengelolaan empty container (empty container).Terminal Peti Kemas (TPK) Makassar merupakan salah satu simpul utama transportasi laut yang berperan penting dalam mendukung kegiatan bongkar muat serta arus ekspor dan impor di Kawasan Timur Indonesia. Seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan, khususnya impor, TPK Makassar menghadapi permasalahan penumpukan empty container yang berpotensi mengganggu efisiensi operasional terminal. Ketidakseimbangan antara volume bongkar impor dan muat ekspor menyebabkan akumulasi empty container di lapangan penumpukan, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kegiatan bongkar muat empty container dan ekspor–impor di TPK Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data bongkar muat,empty container, ekspor–impor, jumlah kontainer, dan TEUs selama periode empat tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume empty container mengalami fluktuasi setiap periode dan memiliki keterkaitan dengan pola kegiatan discharge dan loading. Selain itu, penggunaan kontainer ukuran 20 feet lebih mendominasi dibandingkan kontainer ukuran 40 feet dalam kegiatan bongkar muat dan ekspor impor. Analisis menggunakan satuan TEUs memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap kapasitas peti kemas yang ditangani di terminal peti kemas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: empty container, bongkar muat, ekspor impor, TEUs, TPK Makassar.
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Kelautan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 20 Oct 2026 02:59
Last Modified: 20 Oct 2026 02:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59898

Actions (login required)

View Item
View Item