MAHSAR, A. NURUL NARIYAH (2026) Analisis Komponen Karbon Partikulat Menggunakan Pengambil Sampel Nano Ambien dan Pengambil Sampel Udara Volume Tinggi di Area Atap Gedung Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D131211076-2shQWXzFV3H8xRZl-20250619230505.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
A. NURUL NARIYAH MAHSAR. Analisis Komponen Karbon Partikulat Menggunakan Ambient Nano Sampler dan High Volume Air Sampler di Area Rooftop Gedung Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin (dibimbing oleh Zarah Arwieny Hanami) Latar Belakang. Salah satu faktor utama penyebab meningkatnya pencemaran udara adalah pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan jumlah penduduk semakin meningkat setiap tahunnya sehingga menyebabkan tingginya tingkat pergerakan aktivitas penduduk serta memberikan dampak negatif terhadap kualitas udara. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi partikulat pada udara ambien menggunakan Ambient Nano Sampler dan High Volume Air Sampler, menganalisis besar konsentrasi komponen karbon pada partikulat di Area Rooftop Gedung Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin dan menganalisis pola persebaran sumber polutan menggunakan HYSPLIT. Metode. Penelitian ini menggunakan metode sampling udara di Rooftop Gedung Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin menggunakan Ambient Nano Sampler dan High Volume Air Sampler selama 2 hari. Hasil. Konsentrasi TSP yang diukur menggunakan alat ANS pada hari ke-1 adalah 48,58 μg/m³. Pada hari ke-2 konsentrasi TSP adalah 46,07 μg/m³. Nilai konsentrasi TSP menggunakan alat HVAS menunjukkan nilai konsentrasi yang hampir sama namun pada hari ke-2 menunjukkan hasil yang berbeda. Pada ke-1, konsentrasi TSP tercatat sebesar 33,33 μg/m³, sedangkan pada hari ke-2 meningkat signifikan menjadi 749,82 μg/m³. Beberapa faktor yang memengaruhi hasil pengukuran antara lain human error dan keakuratan alat. Oleh karena itu, pengukuran konsentrasi TSP secara kontinu menggunakan HVAS tidak direkomendasikan karena alat ini tidak beroperasi secara optimal. Untuk pengukuran kontinu, disarankan menggunakan alat ANS. Hasil analisis komponen karbon partikulat menunjukkan bahwa sumber utama pencemaran udara berasal dari pembakaran biomassa dan emisi non gas buang. Oleh karena itu, upaya pengendalian polusi udara perlu difokuskan untuk memperbaiki kualitas udara dan melindungi kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis pola persebaran sumber polutan menggunakan HYSPLIT. Pada hari ke-1 dan ke-2 berasal dari arah Laut Arafura dan massa udara konsisten bergerak ke arah barat laut hingga mencapai titik pengukuran di Kabupaten Gowa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 02:38 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 02:38 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59890 |
