AYYUB, MUHAMMAD (2026) Aspek Spasial dan Visual Penataan Jalur Pejalan Kaki. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
D042231010-K2MW0bSUHVjNlTyp-20260713170612.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Jalur pejalan kaki merupakan elemen penting dalam sistem ruang kota yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai ruang arsitektural yang membentuk pengalaman spasial dan visual pengguna. Kondisi trotoar pada koridor Jalan H. Agus Salim, Sungguminasa, masih menunjukkan berbagai permasalahan, seperti lebar jalur yang terbatas, keberadaan hambatan fisik berupa parkir liar dan pedagang kaki lima, minimnya vegetasi peneduh, serta penataan elemen visual yang kurang terintegrasi. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap kenyamanan, keamanan, dan perilaku pejalan kaki dalam memanfaatkan ruang pedestrian. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik ruang pejalan kaki berdasarkan aspek spasial dan visual pada koridor Jalan H. Agus Salim Sungguminasa, menganalisis keterkaitan karakteristik tersebut dengan perilaku pengguna trotoar, serta merumuskan rekomendasi penataan ruang pejalan kaki yang lebih nyaman, aman, dan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan mengintegrasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, behavioral mapping, wawancara pengguna, dokumentasi visual, analisis konfigurasi ruang menggunakan Space Syntax (DepthMapX), serta simulasi perilaku pejalan kaki berbasis Agent Based Modelling menggunakan Pathfinder. Penelitian menunjukkan bahwa koridor Jalan H. Agus Salim memiliki tingkat integrasi dan nilai choice yang relatif tinggi sehingga berpotensi menjadi jalur pergerakan pedestrian yang penting dalam jaringan kota. Namun, keberadaan hambatan fisik seperti parkir liar, aktivitas PKL yang tidak teratur, furnitur jalan yang kurang terorganisasi, serta minimnya vegetasi peneduh menyebabkan menurunnya kenyamanan dan efisiensi sirkulasi pejalan kaki. Simulasi Pathfinder menunjukkan bahwa penerapan redesain melalui pelebaran trotoar, pengurangan hambatan fisik, penataan zonasi ruang, peningkatan kualitas vegetasi, pencahayaan, dan elemen visual mampu meningkatkan kecepatan pergerakan, menurunkan kepadatan, serta menghasilkan tingkat pelayanan trotoar yang lebih baik. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara karakteristik spasial dan visual ruang pedestrian dengan perilaku pengguna. Kualitas ruang yang baik mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi pergerakan pejalan kaki. Integrasi analisis spasial, observasi perilaku, dan simulasi pergerakan menghasilkan model penataan koridor pedestrian berbasis data yang dapat mendukung terciptanya ruang publik yang inklusif, adaptif, berorientasi pada manusia, serta berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | jalur pejalan kaki, trotoar, aspek spasial, aspek visual, perilaku pejalan kaki, space syntax, pathfinder. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 01:42 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 01:42 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59876 |
