Redundansi Makna Pada Novel "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" Karya Tere Liye: Analisis Semantik = Redundancy of Meaning in the Novel "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" by Tere Liye: Semantic Analysis


SUDIRMAN, SUDIRMAN (2026) Redundansi Makna Pada Novel "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" Karya Tere Liye: Analisis Semantik = Redundancy of Meaning in the Novel "Rembulan Tenggelam di Wajahmu" by Tere Liye: Semantic Analysis. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of F011221046-S2Ua7yJzmTIXoCHA-20260805070553.pdf] Text
F011221046-S2Ua7yJzmTIXoCHA-20260805070553.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Gejala penggunaan bahasa tidak hanya dijumpai pada saat berkomunikasi secara lisan tetapi juga pada karya-karya tulis, misalnya karya sastra. Ciri pada karya sastra yang menggunakan bahasa yang indah dan memiliki rasa emosional memunculkan fenomena penggunaan bahasa dalam penulisannya. Salah satu bentuk gejala penggunaan bahasa ialah redundansi atau penggunaan unsur berlebih yang sebenarnya memiliki makna sama dan kerap terjadi secara lisan maupun tulis. Tujuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengungkap bentuk-bentuk redundansi makna pada sebuah novel yang berjudul Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Metode. Data penelitian diperoleh dengan metode simak melalui teknik catat dan tangkap layar. Adapun, analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan metode perspektif. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima bentuk redundansi makna pada novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye, yaitu (1) redundansi dengan kelas kata nomina; (2) redundansi dengan kelas kata verba; (3) redundansi dengan kelas kata adjektiva; (4) redundansi dengan kelas kata numeralia pluralis; (5) redundansi dengan kelas kata adverbia dan fungsi keterangan. Terdapat juga fungsi penggunaan redundansi makna pada novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye, yaitu (1) memberikan kejelasan dan penekanan makna; (2) memperdalam emosi; dan (3) menciptakan estetika dan efek puitis. Simpulan. Fenomena redundansi dapat dipengaruhi oleh kesamaan unsur kelas kata serta keterlibatan proses morfologis seperti afiksasi dan reduplikasi pada unsur kata dengan makna yang sama. Pengefektifan kalimat yang beredundansi juga dapat dilakukan dengan indikasi penghilangan terhadap unsur yang beredundaan pada salah satu unsur atau hanya pada satu unsur saja karena dipengaruhi oleh unsur inti yang mengalami redundansi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: relasi makna, redundansi, karya sastra
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 08:35
Last Modified: 19 Oct 2026 08:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59782

Actions (login required)

View Item
View Item