ANALISIS HUBUNGAN PAJANAN MERKURI (Hg) DENGAN KADAR KORTISOL PADA IBU HAMIL DIKOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN


ANDRIANI, . (2026) ANALISIS HUBUNGAN PAJANAN MERKURI (Hg) DENGAN KADAR KORTISOL PADA IBU HAMIL DIKOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K062241006-xy39c6Ld8Mm7AqFg-20260716113714.pdf] Text
K062241006-xy39c6Ld8Mm7AqFg-20260716113714.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Merkuri (Hg) merupakan logam berat toksik yang dapat menembus sawar plasenta dan mengganggu sistem endokrin, termasuk sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA). Aktivasi sumbu HPA akibat paparan toksik dapat meningkatkan sekresi hormon kortisol, yang jika terjadi secara berkepanjangan berisiko menyebabkan komplikasi kehamilan seperti berat badan lahir rendah dan gangguan perkembangan janin. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara pajanan merkuri (asap rokok, konsumsi seafood, dan penggunaan kosmetik pemutih) dengan kadar kortisol pada ibu hamil di Kota Makassar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross- sectional dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2025 di wilayah kerja enam Puskesmas di Kota Makassar. Sampel berjumlah 74 ibu hamil trimester kedua (usia 20–35 tahun) yang diambil secara purposive sampling. Kadar Hg dan kortisol dalam darah diukur masing-masing menggunakan metode ICP- MS dan ELISA. Analisis data menggunakan uji bivariat (Kruskal-Wallis) dan analisis jalur (path analysis). Hasil: Rerata kadar kortisol responden adalah 28,47 μg/L dan rerata kadar Hg sebesar 5,106 μg/L. Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan (p=0,000) antara paparan asap rokok, konsumsi seafood, dan penggunaan pemutih dengan kadar Hg darah. Analisis jalur menunjukkan bahwa pajanan asap rokok berpengaruh positif dan signifikan terhadap kadar Hg (p=0,008), dan kadar Hg berpengaruh positif sangat signifikan terhadap kadar kortisol (p=0,000). Namun, peran Hg sebagai mediator antara faktor pajanan (asap rokok, seafood, kosmetik) terhadap kadar kortisol tidak terbukti signifikan secara statistik (p>0,05). Kesimpulan: Pajanan asap rokok merupakan determinan utama peningkatan kadar merkuri pada ibu hamil di lokasi penelitian. Peningkatan kadar Hg berasosiasi kuat dengan peningkatan kadar kortisol, yang mengindikasikan adanya respons stres fisiologis akibat paparan logam berat. Puskesmas disarankan meningkatkan edukasi mengenai sumber pajanan merkuri selama pemeriksaan Antenatal Care (ANC).

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Merkuri, Kortisol, Ibu Hamil, Asap Rokok, Seafood, Kosmetik Pemutih.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 06:40
Last Modified: 19 Oct 2026 06:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59747

Actions (login required)

View Item
View Item