PENGARUH POLA MUSIM TERHADAP PERTUMBUHAN KELILING BATANG POHON EBONI (Diospyros celebica Bakh.) pada HUTAN KARST KARAENTA, MAROS


FAKHRUDIN, DELFIN (2026) PENGARUH POLA MUSIM TERHADAP PERTUMBUHAN KELILING BATANG POHON EBONI (Diospyros celebica Bakh.) pada HUTAN KARST KARAENTA, MAROS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M031221027-fulll.pdf] Text
M031221027-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

DELFIN FAKHRUDIN. Pengaruh Pola Musim Terhadap Pertumbuhan Keliling Batang Pohon Eboni (Diospyros celebica Bakh.) pada Hutan Karst Karaenta, Maros (dimbimbing oleh Ngakan Putu Oka). Latar Belakang. Diospyros celebica Bakh. merupakan spesies pohon endemik Sulawesi yang bernilai ekonomi tinggi dengan laju pertumbuhan lambat dan rentan terhadap tekanan lingkungan. Pertumbuhan spesies ini diduga dipengaruhi oleh variasi iklim serta alokasi energi reproduksi akibat sifatnya yang dioecious, namun kajian ekologi-fisiologi di habitat alaminya masih sangat terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh unsur iklim terhadap pertumbuhan keliling batang eboni pada berbagai kelas diameter, membandingkan laju pertumbuhan individu jantan dan betina, serta mengkaji keterkaitannya dengan fase fenologi reproduksi. Metode. Penelitian dilakukan pada 50 individu pohon eboni di Hutan Karst Karaenta, Maros, yang dikelompokkan ke dalam tiga kelas diameter (<10 cm, 10–20 cm, dan 20–30 cm). Pertumbuhan keliling batang diukur secara bulanan menggunakan sabuk pengukur aluminium berskala. Data iklim berupa curah hujan, kelembapan udara, suhu minimum, suhu maksimum, dan intensitas cahaya diperoleh dari BMKG dan dianalisis menggunakan regresi linear. Pengamatan fenologi reproduksi dilakukan melalui metode seed-trap yang ditempatkan di bawah pohon sampel. Hasil. Curah hujan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap kelas diameter 10–20 cm (p < 0,05), sedangkan pada kelas <10 cm dan 20–30 cm tidak ditemukan pengaruh signifikan dari variasi iklim yang diuji. Individu jantan umumnya memiliki laju pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan individu betina, yang berkaitan dengan perbedaan beban energi reproduksi. Kesimpulan. Pengaruh iklim terhadap pertumbuhan eboni bervariasi antar kelas diameter, dengan curah hujan sebagai faktor penghambat pada kelas 10–20 cm yang diduga melalui mekanisme waterlogging. Keterkaitan antara fase fenologi reproduksi dan pertumbuhan batang belum dapat dijelaskan secara kuat akibat keterbatasan interval dan metode pengamatan seed-trap yang digunakan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Diospyros celebica Bakh., pertumbuhan keliling batang, variasi iklim, fenologi reproduksi
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 05:32
Last Modified: 19 Oct 2026 05:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59741

Actions (login required)

View Item
View Item