ANALISIS PENGARUH KERAPATAN VEGETASI DAN KEPADATAN BANGUNAN TERHADAP VISUALISASI SEBARAN KEPADATAN KARBON MONOKSIDA (CO) DI KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR.


LASINY, CAHAYA PUTRI RAKIRMAN (2026) ANALISIS PENGARUH KERAPATAN VEGETASI DAN KEPADATAN BANGUNAN TERHADAP VISUALISASI SEBARAN KEPADATAN KARBON MONOKSIDA (CO) DI KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221193-fulll.pdf] Text
M011221193-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

Perkembangan Kota Samarinda sebagai kota penyangga IKN mengakibatkan peningkatan aktivitas transportasi dan perubahan lahan hijau menjadi area yang sudah berkembang. Perubahan ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang menjadi penyumbang utama emisi polutan beracun seperti Karbon Monoksida (CO), sehingga berpotensi menurunkan kualitas udara perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran kepadatan CO, mengidentifikasi perubahan kerapatan vegetasi dan kepadatan bangunan, serta mengkaji hubungan antara tutupan lahan tersebut dengan tingkat konsentrasi CO di Kota Samarinda. Penelitian ini memanfaatkan teknologi penginderaan jauh melalui platform Google Earth Engine. Pengolahan data menggunakan citra Sentinel-2A untuk mendapatkan nilai Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Normalized Difference Built-up Index (NDBI), serta menggunakan citra Sentinel-5P untuk visualisasi kepadatan CO tahun 2020 hingga 2025. Analisis hubungan antar variabel diuji menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi CO di Samarinda bervariasi pada tingkat sedang hingga tinggi (rentang nilai 0.0297 hingga 0.0324), dengan pola sebaran yang memusat di area tengah kota yang padat aktivitas. Selama kurun waktu enam tahun, luasan vegetasi kerapatan tinggi mulai mengalami tekanan menuju wilayah pinggiran, sementara kawasan bangunan dengan kepadatan tinggi terus meluas secara konsisten. Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi negatif antara kerapatan vegetasi dengan kepadatan CO (R2 = 65,11%), yang berarti semakin rapat vegetasi, maka emisi gas CO di udara akan semakin rendah. Sebaliknya, kepadatan bangunan memiliki hubungan yang positif terhadap kepadatan CO (R2 = 63,87%), di mana semakin padat sebuah kawasan terbangun, tingkat kepadatan polutan CO juga cenderung semakin meningkat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Karbon Monoksida, Kota Samarinda, NDBI, NDVI, Sentinel 2-A, Sentinel 5- Precursor.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 02:29
Last Modified: 19 Oct 2026 02:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59736

Actions (login required)

View Item
View Item