MEGA, MEGA (2026) INTERAKSI DAN KETERGANTUNGAN MASYARAKAT SEKITAR, TERHADAP KAWASAN HUTAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN DI DUSUN PATTIRO, DESA LABUAJA, KECAMATAN CENRANA, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011221152-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
MEGA. Interaksi dan Ketergantungan Masyarakat Sekitar, Terhadap Kawasan Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin Di Dusun Pattiro, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (dibimbing oleh Yusran ). Latar Belakang: Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Hasanuddin tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pemanfaatan sumber daya hutan. Interaksi masyarakat dengan kawasan hutan tersebut dapat memengaruhi tingkat ketergantungan masyarakat terhadap keberadaan KHDTK, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui bentuk interaksi dan tingkat ketergantungan masyarakat sekitar terhadap kawasan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk interaksi masyarakat sekitar terhadap KHDTK Universitas Hasanuddin serta menganalisis tingkat ketergantungan masyarakat terhadap kawasan tersebut. Metode: Penelitian dilaksanakan di Dusun Pattiro, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 25 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi masyarakat dengan KHDTK Universitas Hasanuddin terjadi melalui pemanfaatan kayu bakar (60%), madu (80%), aren (20%), kemiri (8%), dan rotan (4%). Pemanfaatan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menambah pendapatan. Tingkat ketergantungan masyarakat terhadap KHDTK tergolong rendah, dengan 92% responden berada pada kategori rendah dan 8% pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa sumber pendapatan utama masyarakat masih berasal dari sektor pertanian dan perkebunan di luar kawasan KHDTK. Kesimpulan: Masyarakat Dusun Pattiro masih berinteraksi dengan KHDTK melalui pemanfaatan hasil hutan kayu dan non-kayu, namun tingkat ketergantungannya tergolong rendah karena KHDTK hanya berperan sebagai sumber pendapatan tambahan, sementara mata pencaharian utama masyarakat berasal dari luar kawasan hutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Interaksi masyarakat, ketergantungan masyarakat, KHDTK, hasil hutan bukan kayu, masyarakat sekitar hutan. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 05:23 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 05:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59730 |
