SUHARTO, HUTABRI SETIYOPUTRA (2026) ANALISIS PRODUKTIVITAS TRUCK LOSING BONGKAR MUAT CURAH KERING DI PELABUHAN LAUT GARONGKONG KABUPATEN BARRU. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D081211028-dIFKDAWoELUrOG5Z-20260715005815.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Hutabri Setiyoputra Suharto. ANALISIS PRODUKTIVITAS TRUCK LOSING BONGKAR MUAT CURAH KERING DI PELABUHAN LAUT GARONGKONG KABUPATEN BARRU. (Dr. Ir Ashury Djamaluddin, ST., MT.) Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Laut Garongkong memegang peranan vital dalam distribusi logistik curah kering di Sulawesi Selatan. Seiring meningkatnya volume komoditas, efisiensi operasional menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran rantai pasok regional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas bongkar muat curah kering dengan metode truck losing, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta merumuskan upaya peningkatan produktivitas yang tepat sasaran di pelabuhan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan melakukan observasi langsung terhadap aktivitas operasional selama periode tahun 2025. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan pengukuran cycle time truk, sedangkan data sekunder mencakup laporan operasional bulanan. Analisis dilakukan dengan menghitung indikator kinerja utama seperti output tonase per jam (T/J), produktivitas per unit armada (T/J/U), dan rasio efektivitas waktu kapal di tambatan (ET/BT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas bongkar muat di Pelabuhan Garongkong pada tahun 2025 mencapai 234,87 ton/jam, yang masuk dalam kategori sangat baik menurut standar operasional pelabuhan kelas IV Garongkong. Namun, produktivitas per individu armada tercatat relatif rendah, yaitu sebesar 0,78 ton/jam/unit. Nilai rata-rata rasio ET/BT adalah sebesar 54,57%, yang menunjukkan pemanfaatan waktu tambat masih berada dalam kategori cukup baik. Faktor utama yang menghambat produktivitas meliputi ketidakteraturan sirkulasi operasional yang menyebabkan penumpukan (bottleneck) armada di dermaga, hambatan teknis seperti kerusakan alat, serta faktor eksternal berupa cuaca ekstrem. Upaya peningkatan produktivitas yang direkomendasikan meliputi sinkronisasi antara kapasitas excavator dengan jumlah truk ideal, penerapan pemeliharaan alat secara preventif, serta perbaikan manajemen lalu lintas di area apron dermaga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Kelautan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 01:57 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 01:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59691 |
