APLIKASI FUNGI MIKORIZA ASAL HUTAN ALAM EBONI KABUPATEN MAROS DAN AMELIORAN TANAH PADA BIBIT Diospyros celebica Bakh. DI MEDIA SUBSOIL


SASSAN, THIA NASARET (2026) APLIKASI FUNGI MIKORIZA ASAL HUTAN ALAM EBONI KABUPATEN MAROS DAN AMELIORAN TANAH PADA BIBIT Diospyros celebica Bakh. DI MEDIA SUBSOIL. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221104-fulll.pdf] Text
M011221104-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Eboni (Diospyros celebica Bakh.) merupakan jenis pohon endemik Sulawesi yang tergolong slow growing, sehingga diperlukan teknik budidaya untuk meningkatkan pertumbuhan bibit. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan amelioran tanah pada media subsoil yang memiliki kesuburan rendah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh FMA, amelioran tanah, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit Diospyros celebica Bakh. di media subsoil. Metode. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu FMA (tanpa FMA, FMA indigenous asal Maros, dan Mycovir) dan amelioran tanah (tanpa amelioran, kapur 10 g, kompos 300 g, serta kombinasi kapur dan kompos). Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan lima ulangan (60 unit percobaan). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bibit dan sifat kimia tanah. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan taraf 5%. Hasil. Interaksi FMA dan amelioran berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang dan jumlah daun, sedangkan amelioran berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan klorofil. Pertumbuhan tinggi tertinggi diperoleh pada perlakuan M2A0, diameter tertinggi pada M1A0, jumlah daun tertinggi pada M0A2, kandungan klorofil tertinggi pada M2A2, sedangkan kombinasi M2A3 memberikan perbaikan terbaik terhadap sifat kimia tanah. Kesimpulan. Aplikasi FMA dan amelioran mampu meningkatkan pertumbuhan awal bibit eboni pada media subsoil. Kombinasi Mycovir, kapur, dan kompos merupakan perlakuan terbaik dalam memperbaiki sifat kimia tanah, sedangkan FMA indigenous tanpa amelioran menghasilkan pertumbuhan diameter terbaik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Eboni, Mikoriza, FMA, Amelioran, Subsoil, Pertumbuhan
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 01:24
Last Modified: 19 Oct 2026 01:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59689

Actions (login required)

View Item
View Item