BAHAR, NURSHANTY MAULA (2026) EFEKTIVITAS MINYAK NIMBA (AZADIRACHTA INDICA) DAN MINYAK SERAI (CYMBOPOGON NARDUS) SEBAGAI AGEN ANTIMIKROBA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M021221020-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Resistensi antibiotik yang semakin meningkat mendorong pencarian alternatif agen antimikroba alami yang efektif dan ramah lingkungan. Minyak serai (Cymbopogon nardus) dan minyak nimba (Azadirachta indica) diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak nimba, minyak serai, dan kombinasi keduanya sebagai agen antimikroba terhadap bakteri Escherichia coli, Klebsiella spp., Staphylococcus aureus, dan Bacillus subtilis. Metode. Pengujian dilakukan menggunakan metode difusi cakram untuk mengukur zona hambat dan metode Minimum Inhibitory Concentration (MIC) untuk menentukan konsentrasi minimum yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Perlakuan yang diuji meliputi minyak serai, minyak nimba, dan kombinasi keduanya dengan perbandingan 1:1. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak serai memiliki aktivitas antimikroba tertinggi dengan zona hambat sebesar 23 mm terhadap S. Aureus. Sedangkan minyak nimba tidak menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap seluruh bakteri uji. Kombinasi minyak serai dan minyak nimba menghasilkan zona hambat tertinggi sebesar 14 mm terhadap B. subtilis. Pengujian MIC menunjukkan bahwa minyak serai mampu menghambat seluruh bakteri hingga konsentrasi 6,25%, sedangkan kombinasi minyak serai dan minyak nimba memiliki MIC bervariasi pada rentang 6,25%-20%. Kesimpulan. Minyak serai merupakan agen antimikroba yang paling efektif dibandingkan minyak nimba. Sementara itu, kombinasi kedua minyak juga menunjukkan potensi sebagai antimikroba, namun belum memberikan efek yang lebih baik dibandingkan penggunaan minyak serai secara tunggal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antimikroba; minyak nimba; minyak serai; difusi cakram; MIC. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Rekayasa Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 07:34 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 07:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59654 |
