BETTENG, ELSA (2026) ANALISIS KEBUTUHAN ELEKTRODA PADA PEMBANGUNAN KAPAL ANGKUTAN DANAU TOWUTI KABUPATEN LUWU TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D031221054-th3JzWpCnLPH0ld9-20260819070719.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
Pembangunan kapal memerlukan perencanaan kebutuhan elektroda yang tepat agar proses pengelasan dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja pengelasan dan menentukan kebutuhan elektroda pada pembangunan Kapal Angkutan Danau Towuti di Luwu Timur berdasarkan jenis sambungan, posisi pengelasan, dan perencanaan blok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa gambar kerja, desain blok, dimensi kapal, dan dokumen teknis. Analisis dilakukan melalui perhitungan panjang pengelasan, volume kampuh las berdasarkan Welding Procedure Specification (WPS), berat elektroda berdasarkan deposition efficiency, serta kebutuhan elektroda dalam satuan box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total panjang pengelasan pada konstruksi lambung kapal adalah sebesar 2.502.391 mm atau 2.502 m. Berdasarkan jenis sambungan, Tee Weld Joint (TWJ) merupakan sambungan yang paling dominan dengan panjang pengelasan sebesar 68% dari total panjang pengelasan, sedangkan posisi downhand merupakan posisi pengelasan yang paling dominan dengan kebutuhan elektroda sebesar 931,01 kg atau 57% dari total kebutuhan elektroda. Total kebutuhan elektroda adalah sebesar 1.635,62 kg atau setara dengan 327 box elektroda SMAW berkapasitas 5 kg per box. Kebutuhan elektroda terbesar terdapat pada Blok 4 sebesar 377,15 kg atau 75 box, sedangkan kebutuhan terkecil terdapat pada proses erection sebesar 42,34 kg atau 8 box. Rasio beban kerja pengelasan terhadap berat baja kapal terbesar terdapat pada Blok 1, yaitu 50,77 m/ton, sedangkan yang terkecil terdapat pada Blok 2, yaitu 29,18 m/ton. Rasio berat elektroda terhadap berat baja kapal juga tertinggi pada Blok 1, yaitu 0,029 ton/ton (29 kg/ton), dan terendah pada Blok 2, yaitu 0,021 ton/ton (21 kg/ton). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan kebutuhan elektroda dan pengadaan material pengelasan pada pembangunan kapal secara lebih efektif dan efisien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kebutuhan elektroda, beban kerja pengelasan, WPS, SMAW, kapal angkutan danau |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) V Naval Science > V Naval Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan |
| Depositing User: | Unnamed user with username takdim |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 07:13 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 07:13 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59635 |
