Ikhwan, Muhammad Zaenal (2026) ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KERJA NELAYAN MENGGUNAKAN METODE HIRAC DI PELABUHAN PAOTERE MAKASSAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D031191050-ktndyDSAWYoV72KO-20260818191842.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan kerja nelayan di Pelabuhan Paotere Makassar menggunakan metode HIRAC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Control). Aktivitas kerja nelayan memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi karena melibatkan pekerjaan fisik, penggunaan alat kerja, serta kondisi lingkungan kerja yang tidak selalu aman. Rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya penggunaan alat pelindung diri (APD), menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang nelayan dan Anak Buah Kapal (ABK), dengan 10 responden yang diwawancarai secara mendalam untuk memperoleh data kualitatif. Analisis data dilakukan menggunakan metode HIRAC melalui tiga tahapan, yaitu identifikasi bahaya, penilaian risiko berdasarkan Likelihood dan Severity , serta pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bahaya kerja yang teridentifikasi dalam aktivitas nelayan, yaitu terpeleset akibat kondisi lantai yang licin, cedera akibat pengangkatan beban berat secara manual, luka akibat penggunaan alat kerja tajam, tertimpa barang saat proses bongkar muat, kelelahan kerja, serta cedera pada kaki akibat tidak menggunakan alat pelindung diri. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa risiko tertimpa barang dan kelelahan kerja termasuk dalam kategori tinggi (High Risk), sedangkan risiko terpeleset, cedera akibat pengangkatan beban, luka akibat alat tajam, dan cedera pada kaki termasuk dalam kategori sedang (Medium Risk). Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan belum menggunakan APD secara memadai, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja. Upaya pengendalian risiko yang dapat dilakukan meliputi perbaikan sistem kerja, pengaturan aktivitas bongkar muat, penggunaan APD, serta peningkatan kesadaran terhadap keselamatan kerja. Dengan demikian, penerapan metode HIRAC dapat memberikan gambaran sistematis mengenai bahaya kerja, tingkat risiko, serta prioritas pengendalian dalam upaya meningkatkan keselamatan kerja nelayan di Pelabuhan Paotere Makassar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keselamatan kerja, nelayan, HIRAC, risiko, K3 |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) V Naval Science > V Naval Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan |
| Depositing User: | Unnamed user with username takdim |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 00:37 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 00:37 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59607 |
