MANGUMA, NADYA MICHELLE (2026) Hubungan Tingkat Konsumsi Produk Olahan Tepung Terigu Terfortifikasi Zat Besi (Fe) dengan Status Anemia pada Mahasiswi Angkatan 2024 Program Studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221012-ryuqk52Ip4YaSZhs-20260713232917.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Pendahuluan: Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri dan wanita usia subur, terutama akibat kekurangan zat besi. Fortifikasi zat besi pada tepung terigu merupakan salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan asupan zat besi masyarakat, terutama karena tingginya konsumsi produk olahan tepung terigu di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi produk olahan tepung terigu terfortifikasi zat besi (Fe) dengan status anemia pada mahasiswi angkatan 2024 Program Studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 98 mahasiswi yang dipilih secara purposive sampling. Data tingkat konsumsi produk olahan tepung terigu dikumpulkan menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan status anemia diukur berdasarkan kadar hemoglobin (Hb) menggunakan alat ukur Hb yaitu EasyTouch dengan anemia jika Hb ≤ 12 g/dL. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk menilai hubungan antar variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami anemia (88,8%). Pada jumlah konsumsi produk olahan tepung terigu sebagian besar mahasiswi dikategorikan kurang (60,2%). Berdasarkan frekuensi konsumsi sebagian besar mahasiswi berada pada kategori sering (93,9%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antaran tingkat konsumsi produk olahan tepung terigu berdasarkan jumlah konsumsi (p=0,518) dan frekuensi konsumsi (p=1,000) dengan status anemia pada mahasiswi. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat konsumsi produk olahan tepung terigu terfortifikasi zat besi (Fe) dengan status anemia pada mahasiswi angkatan 2024 Program Studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Hal ini dapat dipengaruhi oleh tempat penelitian yang tidak sesuai sehingga disarankan pada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian ditempat yang memiliki prevalensi anemia yang relatif tinggi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tepung Terigu, Fortifikasi, Zat Besi, Anemia |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 06:57 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 06:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59599 |
