RANTE, GUSNAYANTI (2026) KEBERLANJUTAN MULTIDIMENSI AGROFORESTRI KOPI DI TORAJA UTARA DAN RELEVANSINYA TERHADAP KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
M012232007-rNkqUODXLe1gWw85-20260817151016.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian yang terus meningkat berdampak pada degradasi lingkungan, melemahkan ketahanan pangan dan pendapatan petani. Agroforestri menjadi alternatif pengelolaan lahan yang mampu mengintegrasikan fungsi ekologi, ekonomi, dan sosial secara berkelanjutan. Praktik agroforestri kopi berkembang di kawasan Perhutanan Sosial, termasuk di Desa (Lembang) Sapan Kua-Kua, Kabupaten Toraja Utara, yang dikelola oleh Gapoktanhut Sapan Kua-Kua. Namun, kajian komprehensif terkait partisipasi masyarakat, keberlanjutan multidimensi, kelayakan finansial, serta keseimbangan aspek ekonomi, ekologi, dan sosial pada sistem agroforestri kopi masih terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam penerapan sistem agroforestri kopi; (2) menilai kondisi keberlanjutan sistem agroforestri kopi secara multidimensi; (3) menganalisis kelayakan finansial agroforestri kopi dalam mendukung keberlanjutan ekonomi petani; dan (4) mengevaluasi keseimbangan relatif antara kepentingan ekonomi (economic reliability), ekologi (ecological resilience), dan sosial (social adaptability) dalam menjamin keberlanjutan pengusahaan agroforestri kopi. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei, di mana partisipasi masyarakat dianalisis menggunakan Indeks Partisipasi Masyarakat (IPM), keberlanjutan multidimensi menggunakan Rapid Appraisal for Agroforestry System (RAP-AFS) dengan pendekatan Multidimensional Scaling (MDS), dimana keterkaitan antar dimensi dianalisis melalui Principal Component Analysis (PCA). Kelayakan dan ketahanan ekonomi dianalisis melalui analisis finansial (R/C, BEP (Break Event Point), sensitivitas), efisiensi pemanfaatan lahan melalui Land Equivalent Ratio (LER), dan diversifikasi pendapatan melalui Income Diversification Index (IDP). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori tinggi, terutama pada tahap pelaksanaan dan pengambilan keputusan. Indeks keberlanjutan multidimensi agroforestri kopi berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai MDS sebesar 74,42%, serta didukung oleh nilai stress rendah dan R² tinggi. Agroforestri kopi layak secara finansial dengan nilai R/C > 1 dan relatif tangguh terhadap perubahan kondisi usaha. Nilai LER yang tinggi dan IDP sebesar 0,48 menunjukkan efisiensi pemanfaatan lahan dan diversifikasi pendapatan yang tinggi. Kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) partisipasi masyarakat berperan penting dalam mendukung keberlanjutan agroforestri kopi; (2) sistem agroforestri kopi berada pada kondisi cukup berkelanjutan secara multidimensi; (3) agroforestri kopi layak secara finansial dan mendukung keberlanjutan ekonomi petani; dan (4) keseimbangan antara aspek ekonomi, ekologi, dan sosial tercapai melalui integrasi efisiensi pemanfaatan lahan, ketahanan ekonomi, dan adaptabilitas sosial, sehingga agroforestri kopi relevan dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | agroforestri kopi, keberlanjutan multidimensi, partisipasi masyarakat, kelayakan finansial, ketahanan pangan. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 05:53 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 05:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59574 |
