IRAWATI, . (2026) PAJANAN PRENATAL LOGAM BERAT DAN PERTUMBUHAN JANIN DI KOTA MAKASSAR. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
K013211007-uPzqE2SMC9IpOyNU-20260701184850.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK IRAWATI. Pengaruh Paparan Logam Berat Dalam Darah Ibu Hamil Terhadap Pertambahan Berat Badan Janin. (Dibimbing oleh Hasnawati Amqam, Rahayu Indriasari) Latar Belakang. Paparan logam berat selama kehamilan merupakan isu kesehatan lingkungan yang penting karena berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin pada periode kritis kehidupan awal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan paparan logam berat prenatal khususnya timbal (Pb), merkuri (Hg), dan kadmium (Cd) dalam darah ibu hamil dengan pertumbuhan janin, serta mengkaji peran faktor gizi ibu dan pajanan rokok sebagai determinan dan pemodifikasi efek pada populasi. Metode. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan kajian literature dan studi kohort prospektif pada ibu hamil. Analisis bibliometrik pada publikasi internasional periode 1974–2024. Studi kohort prospektif melibatkan ibu hamil trimester kedua dan ketiga, dengan pengukuran kadar Pb, Hg, dan Cd dalam darah ibu menggunakan Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS) serta penilaian pertumbuhan janin berbasis parameter biometrik ultrasonografi dan pertambahan berat badan janin. Hasil. Hasil penelitian analisisi bibliometric menunjukkan peningkatan penelitian paparan logam berat pada kehamilan sejak tahun 2010, dengan fokus utama pada Pb, Hg dan Cd serta luaran kehamilan seperti berat badan janin dan pertumbuhan janin, sementara bukti penelitian dari negara berpenghasilan menengah, termasuk Indonesia, masih terbatas. Pada studi kohort menunjukkan bahwa rata-rata laju pertambahan berat badan janin berada pada kisaran ±140g per periode pengamatan. Analisis korelasi Spearman tidak menunjukkan hubungan yang bermakna antara kadar Pb, Hg, maupun Cd dengan laju pertumbuhan janin (ρ berkisar antara −0,07 hingga 0,06; p > 0,05), meskipun arah asosiasi Cd dan Pb cenderung negatif. Pemodelan multivariat menggunakan General Linear Model menunjukkan bahwa kadar Cd darah ibu secara konsisten berasosiasi negatif dengan pertumbuhan janin (β sekitar −0,7 hingga −1,5), namun tidak mencapai signifikansi statistik pada tingkat paparan yang relatif rendah. Sebaliknya, kecukupan asupan energi dan zat gizi harian ibu berasosiasi positif dengan pertumbuhan janin dan signifikan (p < 0,01), sementara pajanan asap rokok menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan pertumbuhan janin serta meningkatkan daya jelas model (Adjusted R² sekitar 0,10). Kesimpulan. Dampak yang tidak signifikan tetap mengindikasikan kemungkinan risiko terhadap pertumbuhan janin. Nutrisi ibu yang baik mengurangi risiko ini, sedangkan paparan asap rokok memberikan dampak negatif, sehingga mendukung perlunya perawatan antenatal terpadu yang mencakup nutrisi dan faktor lingkungan. Kata kunci: Pb, Cd, Hg, EFW, FL, BPD, HC, Kehamilan, Gizi Ibu, Pajanan Rokok.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pb, Cd, Hg, EFW, FL, BPD, HC, Kehamilan, Gizi Ibu, Pajanan Rokok. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 05:39 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 05:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59559 |
