ARMELYA, ANDI ZAFIRA (2026) Optimasi Konsentrasi BAP (6-Benzyl Amino Purine ) terhadap Pertumbuhan Eksplan Hasil Subkultur Pelawan (Tristania obovata Benn. ). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M021221067-KsFjNlQ3VMRDoSYf-20260810215056.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (978kB)
Abstract (Abstrak)
ANDI ZAFIRA ARMELYA, Optimasi Konsentrasi BAP (6-Benzyl Amino Purine) terhadap Pertumbuhan Eksplan Hasil Subkultur Pelawan (Tristania obovata Benn.) (dibimbing oleh Siti Halimah Larekeng) Latar Belakang. Pelawan (Tristania obovata benn.) merupakan tanaman hutan tropis bernilai ekologis dan ekonomis tinggi yang pertumbuhannya lambat, sehingga memerlukan teknik budidaya intensif seperti perbanyakan massal secara in vitro. Tujuan. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis konsentrasi BAP (6-Benzyl amino purine) yang optimal dalam memacu multiplikasi tunas eksplan pelawan (T. obovata). Metode. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 taraf perlakuan konsentrasi BAP pada media dasar Murashige & Skoog (MS), yakni 0 ppm/kontrol (P0), 0.5 ppm (P1), 1 ppm (P2), 1.5 ppm (P3), 2 ppm (P4), 2.5 ppm (P5), dan 3 ppm (P6). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan pengamatan dilakukan selama 60 hari setelah tanam. Parameter yang diamati meliputi waktu muncul tunas, tinggi planlet, jumlah tunas, dan jumlah daun. Hasil. Hasil analisis statistik dengan uji ANOVA dan Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa variasi konsentrasi BAP tidak memberikan pengaruh yang nyata (signifikan) terhadap seluruh parameter pertumbuhan yang diamati. Meskipun demikian, secara deskriptif perlakuan penambahan 0,5 ppm BAP (P1) memberikan respons multiplikasi terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Perlakuan P1 menghasilkan rata-rata waktu muncul tunas tercepat yaitu pada 10 Hari Setelah Tanam (HST), rata-rata jumlah tunas tertinggi sebanyak 2 tunas, dan rata-rata jumlah daun terbanyak mencapai 17 helai. Kesimpulan. Penggunaan media MS dengan penambahan 0,5 ppm BAP (P1) merupakan perlakuan yang memberikan respons multiplikasi terbaik pada eksplan pelawan (T. obovata) secara in vitro.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Tristaniopsis obovata, Kultur Jaringan, 6-Benzyl Amino Purine (BAP), Multiplikasi Tunas, In vitro. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Rekayasa Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 06:27 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 06:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59526 |
