KEANEKARAGAMAN SEMUT PADA TEGAKAN PINUS DI KAWASAN EKOWISATA DANTE PINE KEL. TANETE, KEC. ANGGERAJA, KAB. ENREKANG


HERMAYANTI, . (2026) KEANEKARAGAMAN SEMUT PADA TEGAKAN PINUS DI KAWASAN EKOWISATA DANTE PINE KEL. TANETE, KEC. ANGGERAJA, KAB. ENREKANG. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221084-sPfaVAOYmz0ZltpL-20260805141249.pdf] Text
M011221084-sPfaVAOYmz0ZltpL-20260805141249.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Semut Formicidae merupakan salah satu kelompok serangga yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sebagai pengurai, predator, dan bioindikator kondisi lingkungan. Tegakan pinus di kawasan ekowisata Dante Pine memiliki karakteristik habitat yang berpotensi memengaruhi keanekaragaman dan kelimpahan semut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman semut serta mengidentifikasi jenis-jenis semut yang terdapat pada tegakan pinus di kawasan ekowisata Dante Pine Kelurahan Tanete, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober–Desember 2025 menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan memasang 15 perangkap pitfall trap yang diberi tiga jenis umpan, yaitu gula pasir, gula merah, dan madu. Semut yang tertangkap diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi dan dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks kemerataan, indeks kekayaan jenis Margalef, dan indeks dominansi Simpson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks keanekaragaman (H') semut pada umpan gula pasir, gula merah, dan madu masing-masing sebesar 0,78; 1,64; dan 1,46. Kelimpahan semut tertinggi ditemukan pada umpan gula merah sebanyak 184 individu, diikuti gula pasir sebanyak 152 individu, dan madu sebanyak 91 individu. Sebanyak 20 spesies semut berhasil diidentifikasi selama penelitian, dengan komunitas semut menunjukkan tingkat keanekaragaman rendah hingga sedang serta dominansi yang rendah. Keanekaragaman semut pada tegakan pinus di kawasan ekowisata Dante Pine tergolong rendah hingga sedang. Umpan gula merah menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menarik semut dibandingkan gula pasir dan madu. Hasil penelitian ini memberikan informasi mengenai kondisi komunitas semut pada tegakan pinus dan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan serta konservasi ekosistem hutan pinus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Semut, Formicidae, keanekaragaman, kelimpahan, tegakan pinus, Dante Pine.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 13 Oct 2026 05:51
Last Modified: 13 Oct 2026 05:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59499

Actions (login required)

View Item
View Item