ANALISIS SERANGAN POTENSI HAMA PADA TANAMAN MURBEI DI BALAI PERHUTANAN SOSIAL, DESA NIRANNUANG, KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN


S, IRWAN DJAELANI. (2026) ANALISIS SERANGAN POTENSI HAMA PADA TANAMAN MURBEI DI BALAI PERHUTANAN SOSIAL, DESA NIRANNUANG, KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221021-w6NbiqdLGyQ2YAtk-20260818170552.pdf] Text
M011221021-w6NbiqdLGyQ2YAtk-20260818170552.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Tanaman murbei (Morus) merupakan komponen utama dalam budidaya persuteraan alam karena daunnya menjadi pakan utama bagi ulat sutera (Bombyx mori L.), gangguan serangga hama dapat mengancam produktivitas pakan. Penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis serangga berpotensi hama, menganalisis tingkat intensitas kerusakan dan insidensi serangan, serta mengukur indeks ekologi komunitas serangga hama tanaman murbei di Desa Nirannuang, Kabupaten Gowa. Penelitian menggunakan metode survei eksploratif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada tiga plot berukuran 25 m × 25 m dengan total 170 tanaman murbei. Hasil penelitian menemukan 17 spesies serangga yang berpotensi sebagai hama yang terbagi ke dalam lima ordo, indeks keanekaragaman sebesar 1,17 pada plot 1, 0,95 pada plot 2, dan 0,96 pada plot 3 tergolong dalam kategori rendah. Indeks dominansi berada pada kategori rendah yakni 0,01 pada plot 1, 0,01 pada plot 2, dan 0,03 pada plot 3, yang menunjukkan tidak adanya satu jenis spesies yang mendominasi. Indeks kemerataan, sebanyak 0,30 pada plot 1 kategori sedang, 0,25 pada plot 2 kategori rendah, dan 0,34 pada plot 3 tergolong kategori sedang. Indeks kekayaan jenis tergolong sedang pada Plot 1 dengan nilai 3,83, tergolong rendah pada plot 2 dengan nilai 3,27 dan plot 3 sebesar 2,28. Tingkat intensitas kerusakan tanaman murbei pada ketiga plot secara umum didominasi oleh kategori kerusakan ringan (Skor 1) hingga sedang (Skor 2), serta tidak ditemukan adanya sampel tanaman yang mengalami tingkat kerusakan sangat berat (Skor 4). Insidensi serangan sebesar 40% pada plot 1, 40% pada plot 2, dan 36% pada plot 3.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: murbei, serangga hama, indeks ekologi, intensitas kerusakan, insidensi serangan
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 01:00
Last Modified: 19 Oct 2026 01:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59482

Actions (login required)

View Item
View Item