TAMMU, ANASTASYA (2026) Gambaran Pengalaman Orang Dengan HIV (ODHIV) Dalam Menghadapi Stigma di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221057-JqE7rSsZfx5nVOT9-20260714225046.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: HIV/AIDS tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga menimbulkan stigma yang memengaruhi aspek psikologis dan sosial orang dengan HIV (ODHIV). Di lingkungan lembaga pemasyarakatan, stigma terhadap ODHIV cenderung lebih kompleks karena adanya persepsi negatif, keterbatasan akses layanan, serta interaksi sosial yang tertutup. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas hidup dan menghambat proses rehabilitasi warga binaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran pengalaman ODHIV dalam menghadapi stigma di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Februari 2026. Informan dipilih secara purposive sampling dan terdiri atas ODHIV, warga binaan lainnya, serta staf lapas dengan total 16 informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis data Creswell. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ODHIV mengalami tiga bentuk stigma, yaitu self-stigma, stigma sosial, dan stigma struktural. Self-stigma ditandai oleh perasaan malu, rendah diri, dan menganggap status HIV sebagai aib. Stigma sosial muncul dalam bentuk stereotip negatif, pengucilan, dan penolakan interaksi sosial akibat ketakutan terhadap penularan HIV. Stigma struktural terlihat dari perlakuan berbeda oleh petugas, kurangnya pemahaman tentang HIV, serta pelanggaran privasi. Dalam menghadapi stigma, ODHIV menerapkan strategi manajemen identitas berupa passing, covering, dan disclosure. Kesimpulan: Stigma terhadap ODHIV di lingkungan lapas bersifat kompleks dan berdampak pada aspek psikologis, sosial, serta akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi HIV, perbaikan sistem pelayanan kesehatan, serta penerapan kebijakan yang menjamin kesetaraan akses layanan kesehatan, perlindungan kerahasiaan status HIV, dan perlakuan tanpa diskriminasi terhadap ODHIV.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | HIV-AIDS, ODHIV, Stigma, Lembaga Pemasyarakatan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 08:16 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 08:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59378 |
