ANALISIS UNJUK KERJA PROTOTIPE AIR HEATER BERBASIS TUNGKU PEMANAS DENGAN VARIASI HEAT EXCHANGER


MUHTAR, ILHAM MAULANA (2026) ANALISIS UNJUK KERJA PROTOTIPE AIR HEATER BERBASIS TUNGKU PEMANAS DENGAN VARIASI HEAT EXCHANGER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D021221071-nAXJ3Yg6zqwbko2M-20260818130855.pdf] Text
D021221071-nAXJ3Yg6zqwbko2M-20260818130855.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Pengeringan merupakan salah satu metode yang umum digunakan untuk mengurangi kadar air hasil pertanian sehingga dapat memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas produk. Namun, metode pengeringan konvensional yang masih mengandalkan sinar matahari memiliki beberapa kelemahan, seperti bergantung pada kondisi cuaca, waktu pengeringan yang relatif lama, serta kualitas produk yang kurang seragam. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah sistem pengering tidak langsung dengan memanfaatkan air heater berbasis tungku pemanas. Kinerja sistem tersebut dipengaruhi oleh kemampuan heat exchanger dalam mentransfer panas sehingga diperlukan penelitian mengenai pengaruh variasi bentuk heat exchanger terhadap unjuk kerja sistem. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk heat exchanger dan kecepatan aliran udara terhadap temperatur udara, laju perpindahan panas, kalor berguna, dan efisiensi termal prototipe air heater berbasis tungku pemanas. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menentukan konfigurasi heat exchanger yang menghasilkan kinerja sistem terbaik. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan prototipe air heater berbasis tungku pemanas dengan kompor LPG sebagai sumber panas. Variasi yang digunakan meliputi dua bentuk heat exchanger, yaitu lingkaran dan kotak, serta tiga variasi kecepatan aliran udara, yaitu 1 m/s, 3 m/s, dan 5 m/s. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif berdasarkan temperatur, kalor berguna, laju perpindahan panas, dan efisiensi termal sistem. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bentuk heat exchanger dan kecepatan aliran udara berpengaruh terhadap temperatur udara, laju perpindahan panas, kalor berguna, dan efisiensi termal sistem. Nilai temperatur udara tertinggi sebesar 25 °C, kalor berguna sebesar 211 W, dan efisiensi termal sebesar 15 % diperoleh pada variasi kotak. Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi bentuk heat exchanger dan kecepatan aliran udara berpengaruh terhadap unjuk kerja prototipe air heater berbasis tungku pemanas. Secara keseluruhan, tidak ada satu bentuk heat exchanger yang unggul mutlak pada seluruh kondisi pengujian. Heat exchanger lingkaran direkomendasikan untuk kondisi kecepatan udara rendah hingga sedang (1–3 m/s), sedangkan heat exchanger kotak lebih unggul pada kecepatan udara tinggi (5 m/s).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Air Heater; Tungku Pemanas; Heat Exchanger; Perpindahan Panas; Efisiensi Termal.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 12 Oct 2026 08:06
Last Modified: 12 Oct 2026 08:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59370

Actions (login required)

View Item
View Item