ANALISIS PENGARUH VARIASI WAKTU TAHAN (HOLDING TIME) PADA PROSES PWHT METODE NORMALIZING TERHADAP SIFAT MEKANIK SAMBUNGAN LAS SMAW BAJA A36 MENGGUNAKAN ELEKTRODA E6013


SAPUTRA, MUHAMMAD IRHAN (2026) ANALISIS PENGARUH VARIASI WAKTU TAHAN (HOLDING TIME) PADA PROSES PWHT METODE NORMALIZING TERHADAP SIFAT MEKANIK SAMBUNGAN LAS SMAW BAJA A36 MENGGUNAKAN ELEKTRODA E6013. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D021191148-8T0PJBQHO5KmEMqS-20260817152708.pdf] Text
D021191148-8T0PJBQHO5KmEMqS-20260817152708.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) pada baja ASTM A36 seringkali menghasilkan tegangan sisa termal dan ketidakseragaman struktur mikro antar zona las yang memicu kegetasan material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu tahan (holding time) pada proses Post Weld Heat Treatment (PWHT) metode normalizing terhadap sifat mekanik dan struktur mikro sambungan las baja ASTM A36 menggunakan elektroda E6013. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik, uji kekerasan Vickers, dan pengamatan metalografi pada variasi holding time 0 menit (tanpa PWHT), 30, 60, dan 90 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen tanpa PWHT memiliki tingkat kekerasan ekstrem (mencapai puncak 309,60 HV pada logam induk) dan regangan yang rendah (19,47%) akibat tingginya densitas dislokasi bawaan. Penerapan PWHT terbukti memicu penyempurnaan dan pembesaran ukuran butir kristal sesuai dengan prinsip Hall-Petch. Fenomena ini secara efektif melunakkan matriks baja dan memangkas habis selisih nilai kekerasan di area Logam Induk, Heat Affected Zone (HAZ), dan Logam Las. Waktu tahan 30 menit memberikan keseimbangan mekanik yang paling optimal dengan tegangan tarik mencapai 42,03 kg/mm² dan regangan 37,09%. Penahanan maksimal selama 90 menit mencatatkan kelenturan tertinggi dengan regangan 41,70%, namun mengorbankan kekuatan tarik hingga merosot ke titik terendahnya di angka 38,63 kg/mm² akibat pembesaran butir yang masif. Ditemukan pula anomali berupa anjloknya regangan pada durasi 60 menit (17,82%) yang dipicu oleh cacat fisik inklusi terak (slag inclusion), bukan akibat kegagalan matriks. Secara keseluruhan, perlakuan PWHT normalizing terbukti sukses menghomogenisasi struktur mikro dan mendistribusikan sifat mekanik secara merata di seluruh penampang sambungan las.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Baja ASTM A36, SMAW, Elektroda E6013, PWHT Normalizing, Holding Time, Sifat Mekanik, Struktur Mikro.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 12 Oct 2026 06:33
Last Modified: 12 Oct 2026 06:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59337

Actions (login required)

View Item
View Item