ANALISIS PENGARUH TINGGI JATUH (HEAD) DAN DIAMETER PIPA TERHADAP KECEPATAN PARTIKEL SEDIMEN PADA JARINGAN PERPIPAAN


ADEYANZA, MUH. RIFKY ZALZABIL (2026) ANALISIS PENGARUH TINGGI JATUH (HEAD) DAN DIAMETER PIPA TERHADAP KECEPATAN PARTIKEL SEDIMEN PADA JARINGAN PERPIPAAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D011221129-4vRjPB3i51emoNnU-20260820133745.pdf] Text
D011221129-4vRjPB3i51emoNnU-20260820133745.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

MUH. RIFKY ZALZABIL ADEYANZA. Analisis Pengaruh Tinggi Jatuh (Head) Dan Diameter Pipa Terhadap Kecepatan Partikel Sedimen pada Jaringan Perpipaan (dibimbing oleh Dr. Eng. Ir. Bambang Bakri, S.T., M.T.IPU) Transport sedimen dalam sistem perpipaan merupakan fenomena yang penting untuk diperhatikan karena dapat memengaruhi kinerja dan efisiensi aliran. Kecepatan pergerakan partikel sedimen dipengaruhi oleh berbagai faktor hidraulik, salah satunya adalah tinggi jatuh (head) yang berfungsi sebagai sumber energi aliran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi head terhadap kecepatan partikel sedimen pada saluran pipa lurus serta mengetahui pengaruh diameter pipa terhadap pergerakan sedimen. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Hidrolika Universitas Hasanuddin menggunakan sistem aliran gravitasi (gravity flow). Variasi head yang digunakan adalah h1 = 0,15 m, h2 = 0,20 m, dan h3 = 0,25 m, sedangkan diameter pipa yang digunakan yaitu d1 = 0,0402 m, d2 = 0,0516 m, dan d3 = 0,0613 m. Material sedimen yang digunakan merupakan sedimen kasar dengan ukuran lolos saringan No. 12 (1,70 mm) dan tertahan saringan No. 16 (1,18 mm) atau diameter 1,42 mm. serta memiliki berat jenis sebesar 2,79 kg/m3. Data diperoleh melalui pengukuran waktu tempuh partikel sedimen pada setiap variasi pengujian, kemudian dihitung kecepatan sedimennya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan head menyebabkan kecepatan partikel sedimen meningkat. Pada h1 = 0,15 m diperoleh kecepatan sedimen rata-rata sebesar 0,12–0,13 m/s, pada h2 = 0,20 m sebesar 0,15–0,35 m/s, dan pada h3 = 0,25 m sebesar 0,24–0,32 m/s. Selain itu, diameter pipa yang lebih besar cenderung menghasilkan kecepatan sedimen yang lebih tinggi pada kondisi tinggi jatuh maksimum. Dengan demikian, tinggi jatuh dan diameter pipa berpengaruh terhadap kemampuan aliran dalam mentransportasikan sedimen pada saluran pipa lurus. Kata kunci: tinggi jatuh, sedimen, kecepatan sedimen, pipa lurus, Transport sedimen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pressure head, pipe diameter, sediment velocity, straight pipe, sediment transport.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 12 Oct 2026 06:01
Last Modified: 12 Oct 2026 06:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59279

Actions (login required)

View Item
View Item