ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR PADA SKALA USAHA YANG BERBEDA DI DESA TIMUSU KECAMATAN LILIRIAJA KABUPATEN SOPPENG = INCOME ANALYSIS OF LAYER CHICKEN FARMING BUSINESSES AT DIFFERENT BUSINESS SCALES IN TIMUSU VILLAGE, LILIRIAJA DISTRICT, SOPPENG REGENCY


MUSMIRANTI, DWI (2026) ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR PADA SKALA USAHA YANG BERBEDA DI DESA TIMUSU KECAMATAN LILIRIAJA KABUPATEN SOPPENG = INCOME ANALYSIS OF LAYER CHICKEN FARMING BUSINESSES AT DIFFERENT BUSINESS SCALES IN TIMUSU VILLAGE, LILIRIAJA DISTRICT, SOPPENG REGENCY. D4 thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of FULL] Text (FULL)
V046221039-YNEH3TSOscyZB4XI-20260630192144.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Usaha peternakan ayam petelur merupakan salah satu usaha agribisnis yang berperan penting dalam penyediaan protein hewani serta menjadi sumber pendapatan masyarakat. Perbedaan skala usaha menyebabkan adanya variasi biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan yang diperoleh peternak. Oleh karena itu, diperlukan analisis untuk mengetahui perbedaan pendapatan usaha peternakan ayam petelur berdasarkan skala usaha di Desa Timusu Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usaha peternakan ayam petelur pada skala usaha 3.000 ekor dan 4.000 ekor. Metode. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada dua unit usaha peternakan yang mewakili skala 3.000 dan 4.000 ekor. Analisis dilakukan dengan menghitung biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan selama satu periode produksi (18 bulan). Hasil. Total biaya produksi pada skala 3.000 ekor sebesar Rp867.068.662, terdiri atas biaya tetap Rp66.681.500 dan biaya variabel Rp800.387.162, dengan penerimaan Rp2.038.880.000 dan pendapatan Rp1.171.811.338. Pada skala 4.000 ekor, total biaya produksi sebesar Rp1.150.801.256, terdiri atas biaya tetap Rp74.516.786 dan biaya variabel Rp1.076.284.470, dengan penerimaan Rp3.438.000.000 dan pendapatan Rp2.287.198.744. Kesimpulan. Usaha peternakan ayam petelur pada skala 3.000 dan 4.000 ekor menunjukkan perbedaan biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan. Skala usaha 4.000 ekor memberikan pendapatan lebih tinggi dibandingkan skala 3.000 ekor selama satu periode produksi.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: ayam petelur; biaya produksi; pendapatan; penerimaan; skala usaha.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Agribisnis_Peternakan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 09 Oct 2026 06:57
Last Modified: 09 Oct 2026 06:57
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59256

Actions (login required)

View Item
View Item