Analisis Komparasi Perilaku Struktur pada Variasi Konfigurasi Jembatan Rangka Baja Bentang 50 Meter Terhadap Kriteria Batas Layan Berdasarkan SNI 1725:2016


SATRIAWAN, YUSRAN (2026) Analisis Komparasi Perilaku Struktur pada Variasi Konfigurasi Jembatan Rangka Baja Bentang 50 Meter Terhadap Kriteria Batas Layan Berdasarkan SNI 1725:2016. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D011221098-uASrzHO0dXCoPbZ7-20260811122853.pdf] Text
D011221098-uASrzHO0dXCoPbZ7-20260811122853.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang Jembatan rangka baja bentang menengah banyak digunakan karena efisiensi material dan kemudahan konstruksi, namun pemilihan konfigurasi rangka sangat mempengaruhi kekakuan dan kinerja batas layan. Pada bentang 50 meter, pemenuhan kriteria batas layan berdasarkan SNI 1725:2016, khususnya lendutan, menjadi faktor penentu desain selain kekuatan ultimit. Tujuan Penelitian ini bertujuan membandingkan perilaku struktur delapan konfigurasi jembatan rangka baja bentang 50 meter terhadap kriteria batas layan serta menentukan konfigurasi paling efisien berdasarkan kinerja lendutan, berat struktur, dan stress ratio. Metode Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan perangkat lunak SAP2000 terhadap delapan konfigurasi rangka, yaitu Baltimore, Warren, Howe, Pratt, Parker, K-Truss, Reverse K-Truss, dan Petit, dengan geometri, material, profil baja, serta pembebanan yang sama sesuai SNI 1725:2016. Parameter yang dianalisis meliputi gaya aksial, stress ratio, lendutan tengah bentang, reaksi tumpuan, dan berat total struktur. Hasil Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya Warren Truss dan K-Truss yang memenuhi batas lendutan izin L/800 (62,5 mm), dengan lendutan masing-masing -61,494 mm dan -58,232 mm. Konfigurasi lainnya mengalami lendutan berlebih hingga -78,711 mm pada Reverse K-Truss. Stress ratio maksimum berada pada rentang 0,867-0,964, dengan nilai tertinggi pada K-Truss. Berat total struktur berkisar antara 356,84 hingga 398,14 ton. Kesimpulan Berdasarkan evaluasi multi-kriteria, Warren Truss merupakan konfigurasi paling efisien karena mampu memenuhi kriteria batas layan, memiliki stress ratio maksimum yang masih aman (0,897), serta berat struktur relatif rendah, sehingga direkomendasikan untuk jembatan rangka baja bentang 50 meter.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kekakuan Struktur; Deformasi Vertikal; Rangka Batang Baja; Evaluasi Layan; Metode Elemen Hingga; Efisiensi Struktur
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 08 Oct 2026 05:13
Last Modified: 08 Oct 2026 05:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59186

Actions (login required)

View Item
View Item