ANALISIS KEKUATAN MULTI-CELL CRASHBOX PADA MOBIL KONVENSIONAL AKIBAT TABRAKAN SUDUT


YASIN, LUTHFI (2026) ANALISIS KEKUATAN MULTI-CELL CRASHBOX PADA MOBIL KONVENSIONAL AKIBAT TABRAKAN SUDUT. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of D021211018-fullll.pdf] Text
D021211018-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Peningkatan jumlah kendaraan khususnya mobil konvensional, memunculkan permasalahan serius seperti tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Untuk mengurangi risiko fatalitas akibat tabrakan, sistem keselamatan kendaraan memiliki peran penting dalam menjaga integritas struktur saat terjadi benturan yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu keselamatan aktif dan keselamatan pasif. Salah satu komponen utama dalam sistem keselamatan pasif adalah crashbox, yaitu struktur penyerap energi yang ditempatkan di antara bumper dan rangka utama kendaraan Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kemampuan multi-cell pada struktur Crashbox dengan model penampang sudut dinding dalam penyerapan energi yang lebih baik pada saat terjadi kecelakaan. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode simulasi dengan menggunakan perangkat lunak Abaqus. Pengumpulan data terkait yang digunakan dengan metode pengumpulan bahan literatur baik dari jurnal, buku serta media informasi lainnya. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tumbukan aksial (0°), CBM1 menunjukkan kinerja paling optimal dengan nilai TEA dan SEA tertinggi, yaitu sekitar 6.867 J dan 7.621 J/kg. Hal ini menunjukkan bahwa desain CBM1 sangat efektif dalam menyerap energi pada kondisi tumbukan lurus dan memiliki efisiensi penyerapan energi yang tinggi terhadap massa struktur. Pada sudut tumbukan miring (10°, 20°, dan 30°), CBM4 secara konsisten menunjukkan nilai TEA dan SEA tertinggi dibandingkan desain lainnya. Nilai maksimum SEA CBM4 masing- masing mencapai sekitar 5.207 J/kg (10°), 4.246 J/kg (20°), dan 3.403 J/kg (30°). Hal ini menunjukkan bahwa desain CBM4 memiliki stabilitas deformasi yang lebih baik pada kondisi tumbukan tidak aksial. Kesimpulan. Perbedaan kinerja antar desain crashbox menunjukkan bahwa konfigurasi penampang multi-cell berperan penting dalam mengontrol pola deformasi. Desain dengan distribusi sel yang lebih merata dan dinding internal yang mendukung lipatan progresif cenderung memiliki nilai TEA dan SEA yang lebih tinggi serta deformasi yang lebih stabil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 08 Oct 2026 06:13
Last Modified: 08 Oct 2026 06:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59181

Actions (login required)

View Item
View Item