Pemodelan Geologi Batuan Andesit Berdasarkan Hasil Survei Geolistrik Metode Tahanan Jenis Konfigurasi Schlumberger (Studi Kasus: PT Tambang Batuan Andesit, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat)


Syarif, Ahmad Taufaman Faluti (2026) Pemodelan Geologi Batuan Andesit Berdasarkan Hasil Survei Geolistrik Metode Tahanan Jenis Konfigurasi Schlumberger (Studi Kasus: PT Tambang Batuan Andesit, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of D111191061-fullll.pdf] Text
D111191061-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Andesit termasuk salah satu komoditas pertambangan yang memiliki permintaan tinggi di masyarakat karena banyak digunakan untuk berbagai keperluan sipil dan konstruksi. Namun, mengingat sebagian besar batuan andesit tidak selalu tersingkap, maka diperlukan kegiatan eksplorasi untuk mengetahui keadaan bawah permukaan sebelum pelaksanaan kegiatan penambangan. Salah satu metode eksplorasi untuk mendapatkan data bawah permukaan adalah metode eksplorasi geofisika, tepatnya geolistrik. Pemodelan geologi tiga dimensi (3D) merupakan tahap penting dalam kegiatan eksplorasi, karena mampu menggambarkan kondisi geologi bawah permukaan secara lebih jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model geologi batuan andesit berdasarkan hasil survei geolistrik metode tahanan jenis dengan konfigurasi Schlumberger di wilayah IUP PT Tambang Batuan Andesit. Data geolistrik diperoleh dari 27 titik Vertical Electrical Sounding (VES) yang kemudian diinterpretasikan menjadi lapisan litologi berdasarkan nilai resistivitas. Rentang resistivitas yang digunakan dalam interpretasi, meliputi soil (1–15 Ωm), tufa (15–150 Ωm), breksi vulkanik (150–1.000 Ωm), dan andesit (>1.000 Ωm). Hasil interpretasi geolistrik diintegrasikan ke dalam database eksplorasi yang digunakan sebagai dasar pemodelan wireframe dan pemodelan geologi tiga dimensi menggunakan perangkat lunak Leapfrog Geo versi 5.1. Hasil pemodelan geologi dengan menggunakan metode Radial Basis Function (RBF) volume masing-masing litologi, yaitu soil sebesar 2.076.100 m³, tufa sebesar 3.099.400 m³, breksi vulkanik sebesar 3.928.100 m³, dan andesit sebesar 18.750.000 m³. Validasi model dilakukan melalui inspeksi visual pada penampang serta perbandingan dengan data titik bor. Hasil validasi menunjukkan perbedaan elevasi perbatasan litologi antara model dan titik bor berada dalam rentang toleransi perusahaan, sehingga model geologi yang dinilai cukup representatif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 08 Oct 2026 05:19
Last Modified: 08 Oct 2026 05:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59180

Actions (login required)

View Item
View Item