SUHARPINA, . (2026) DETEKSI SENYAWA BIOAKTIF DAUN KROKOT Portulaca oleraceae L. SEBAGAI KANDIDAT ANTIKANKER PADA CELL LINE B16 DENGAN METODE IN VITRO DAN IN SILICO. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
H052232006-lHTJj5FADicUoBMV-20260819213528.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Daun krokot Portulaca oleraceae L. dilaporkan mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi antikanker, namun aktivitasnya terhadap sel melanoma masih perlu dikaji. Kanker kulit melanoma merupakan kanker agresif yang memerlukan kandidat antikanker baru berbasis bahan alam. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil senyawa bioaktif daun krokot, menguji toksisitas awal terhadap Artemia salina, menilai sitotoksisitas terhadap sel melanoma B16-F10, serta memprediksi interaksi senyawa aktif dengan protein BRAF V600E. Metode. Penelitian dilakukan secara eksperimental melalui pendekatan in vitro dan in silico menggunakan GC-MS, Brine Shrimp Lethality Tes, uji resazurin, dan molecular docking. Hasil. Ekstrak daun krokot mengandung 67 senyawa bioaktif, dengan aktivitas toksik pada A. salina sebesar LC₅₀ 247,54 ppm dan aktivitas sitotoksik sedang terhadap sel B16-F10 dengan IC₅₀ 357,40 µg/mL. Analisis in silico menunjukkan Ergosta-5,22-dien-3-ol memiliki afinitas ikatan tertinggi terhadap BRAF V600E. Temuan ini menunjukkan bahwa daun krokot berpotensi dikembangkan sebagai sumber senyawa antikanker melanoma.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | BRAF V600E; melanoma; molecular docking; Resazurin; Sitotoksisitas; Skrining Fitokimia |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username takdim |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 01:32 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 01:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59089 |
