PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN DAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR BAYI UNDERWEIGHT USIA 6-12 BULAN di KABUPATEN MERAUKE


SURYANINGSIH, DINI (2026) PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN DAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR BAYI UNDERWEIGHT USIA 6-12 BULAN di KABUPATEN MERAUKE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P102242020-KnVHF6d7tSGgMErm-20260708140533.pdf] Text
P102242020-KnVHF6d7tSGgMErm-20260708140533.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRACT PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN DAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR BAYI UNDERWEIGHT USIA 6-12 BULAN DI KABUPATEN MERAUKE Dini Suryaningsih1, Halisah2, Mardiana Ahmad3, Andi Nilawati Usman4, Elfina5 ¹²34 Department of Midwifery Post Graduate School Hasanuddin University, Indonesia 5 Department of Maternity Nursing, Faculty of Nursing Hasanuddin University, Indonesia Latar Belakang: Bayi dengan status gizi kurang (underweight) saat berumur 6-12 bulan memerlukan perhatian khusus karena rentan mengalami gangguan tumbuh kembang, termasuk keterlambatan pertumbuhan berat badan dan perkembangan motorik kasar. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan dan perkembangan motorik kasar pada bayi underweight usia 6-12 bulan. Metode Penelitian ini menggunakan desain Quasi experiment pretes and posttes kontrol group yang di laksanakan di Puskesmas Mopah Baru Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Sebanyak 60 responden direkrut dalam penelitian ini dan 57 responden menyelesaikan seluruh rangkaian penelitian. Kelompok intervensi menerima pijat bayi satu kali sehari selama 2 bulan dan kelompok kontrol 2 kali seminggu selama 2 bulan dengan durasi masing-masing sesi selama 15 menit. Kegiatan pemijatan dilaksanakan oleh fasilitator yang telah mengikuti pelatihan pijat bayi dan memiliki sertifikat resmi. Prosedur pijat bayi dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) menggunakan Sunflower Massage Oil sesuai standar. Pada analisis data peningkatan berat badan dilakukan 4 uji statistik : Normalitas Kolmogorov–Smirnov (menilai distribusi data), Homogenitas Levene’s Test (kesamaan varians), Repeated Measures ANOVA (perubahan berat badan dalam kelompok), dan Independent t-test (membandingkan efektivitas antar kelompok). Pada perkembangan motorik kasar bayi digunakan 3 uji statistik : Mann-Whitney U (perbandingan antar kelompok), Wilcoxon (perubahan pre–post dalam kelompok), dan Chi-Square (keseragaman karakteristik responden antar kelompok). Hasil Setelah mengontrol nilai baseline, analisis Repeated Measures ANOVA menunjukkan bahwa kelompok intervensi yang menerima pemijatan setiap hari memberikan pengaruh signifikan terhadap kenaikan berat badan di bandingkan dengan kelompok kontrol yang menerima pemijatan 2x seminggu (p = 0.043). Kelompok intervensi memiliki berat badan sebelum intervensi rata-rata 6,11 kg, sedangkan kelompok kontrol memiliki berat badan rata-rata 6,19 kg, dengan perbedaan -0,08 kg. Pada bulan pertama, berat badan kelompok intervensi meningkat menjadi 6,68 kg, lebih tinggi dari kelompok kontrol, yang memiliki berat badan rata-rata 6,54 kg, dengan perbedaan 0,14 kg. Pada bulan ke-2, Setelah intervensi, kelompok intervensi memiliki berat badan rata-rata 7,41 kg, sedangkan kelompok kontrol memiliki berat badan rata-rata 6,94 kg, dengan perbedaan 0,47 kg. Hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam skor motorik kasar antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0,025). Pada bulan pertama, rata-rata skor sebelum intervensi kelompok intervensi sebesar 1,69, sedangkan kelompok kontrol sebesar 1,64. Pada bulan kedua, rata-rata skor kelompok intervensi meningkat menjadi 2,17, sedangkan kelompok kontrol menjadi 2,11. Selanjutnya, pada bulan ke-2, rata-rata skor kelompok intervensi mencapai 2,72, sedangkan kelompok kontrol sebesar 2,43. Kesimpulan Intervensi pijat bayi berkontribusi pada peningkatan berat badan pada bayi underweight usia 6–12 bulan, yang ditunjukkan dengan peningkatan signifikan pada kedua kelompok setelah perlakuan, tetapi kelompok yang mendapatkan pijat setiap hari mengalami kenaikan berat badan yang lebih besar. Pijat bayi berkontribusi positif pada perkembangan motorik kasar pada bayi underweight usia 6–12 bulan

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 08 Oct 2026 00:54
Last Modified: 08 Oct 2026 00:54
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59078

Actions (login required)

View Item
View Item