AULYA, RINI (2026) Negosiasi Identitas Dan Ekonomi: Studi Etnografi Orang Islam Yang Beternak Babi = Identity and Economic Negotiation: An Ethnographic Study of Muslims Who Raise Pigs. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
E071221004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini mengkaji fenomena negosiasi identitas dan ekonomi yang dilakukan oleh orang Islam yang beternak babi di Lembang Buntu Tangti, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menerangkan latar belakang praktik beternak babi di kalangan orang Islam, mendeskripsikan bagaimana orang Islam yang beternak babi memaknai aktivitas tersebut dalam konteks ajaran halal dan haram, serta mendeskripsikan bentuk negosiasi identitas dan strategi ekonomi yang dilakukan oleh orang Islam dalam menjalankan usaha peternakan babi. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan pendekatan interpretatif yang diinspirasi oleh pemikiran Clifford Geertz tentang thick description. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama dua bulan, yakni dari tanggal 05 Januari 2026 hingga 05 Maret 2026 dengan melibatkan tujuh informan yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik beternak babi di kalangan orang Islam dilatarbelakangi oleh tiga faktor utama, yakni faktor ekonomi berupa keterbatasan lapangan pekerjaan dan ketiadaan kepemilikan lahan, faktor adat berupa sistem hutang adat dan kewajiban sosial dalam tradisi Toraja yang menempatkan babi sebagai elemen sentral dalam upacara Rambu Solo' dan Rambu Tuka', serta faktor lingkungan berupa ekosistem sosial yang toleran, ketersediaan pakan alami yang melimpah, dan akses terhadap lahan melalui jaringan sosial. Dalam hal pemaknaan, orang Islam yang beternak babi menarik garis pembatas yang tegas antara memelihara dan mengonsumsi sebagai cara mempertahankan identitas keislaman mereka di tengah tekanan ekonomi yang nyata. Bentuk negosiasi identitas yang dilakukan mencakup pemberian jarak secara fisik, simbolis, dan temporal antara aktivitas peternakan dan kehidupan keagamaan mereka, sementara strategi ekonomi yang dikembangkan mencakup pemanfaatan jaringan sosial lintas agama, penerapan pola pakan alami yang menekan biaya produksi, serta kemampuan membaca permintaan pasar yang stabil sepanjang tahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa orang Islam yang beternak babi di Tana Toraja bukanlah individu yang mengabaikan agamanya, melainkan pelaku ekonomi yang secara aktif bernegosiasi antara tuntutan iman dan tuntutan hidup dalam kondisi yang tidak selalu memberikan pilihan yang sempurna.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Negosiasi Identitas, Antropologi Ekonomi, Orang Islam, Beternak Babi, Tana Toraja, Etnografi |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 06:39 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 06:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59033 |
