Analisis dan karakterisasi Bahan Masker Beras Ketan Hitam (Oryza sativa L. var. glutinosa) dan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb.) serta uji aktivitas antibakterinya terhadap Cutibacterium acnes


KIDING, MARSELA JEANE (2026) Analisis dan karakterisasi Bahan Masker Beras Ketan Hitam (Oryza sativa L. var. glutinosa) dan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb.) serta uji aktivitas antibakterinya terhadap Cutibacterium acnes. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of H031221051-ZcV5T1xMSF6Hv2Op-20260814150249.pdf] Text
H031221051-ZcV5T1xMSF6Hv2Op-20260814150249.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Marsela Jeane Kiding. “Analisis dan karakterisasi Bahan Masker Beras Ketan Hitam (Oryza sativa L. var. glutinosa) dan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb.) serta uji aktivitas antibakterinya terhadap Cutibacterium acnes” (dibimbing oleh Syahruddin Kasim). Latar Belakang: Beras ketan hitam dan daun pandan merupakan bahan alam yang kaya akan senyawa bioaktif, seperti flavonoid, fenolik, antosianin, alkaloid, dan tanin yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Pemanfaatannya perlu didukung melalui karakterisasi kimia dan pengujian aktivitas biologis agar dapat dikembangkan sebagai bahan aktif di bidang kesehatan dan kosmetik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis gugus fungsi dan komposisi unsur beras ketan hitam dan daun pandan menggunakan FTIR dan XRF serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Cutibacterium acnes. Metode: beras ketan hitam, daun pandan, dan kombinasinya dipreparasi melalui penghancuran basah dan pengeringan pada 50°C. Analisis FTIR dilakukan pada rentang 400–4000 cm⁻¹, sedangkan XRF digunakan untuk mengidentifikasi komposisi unsur. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram menggunakan media Nutrien Agar dengan tetrasiklin sebagai kontrol positif dan akuades sebagai kontrol negatif. Hasil: FTIR menunjukkan adanya gugus O–H, C–H, C=C, C=O, dan C–O yang mengindikasikan keberadaan senyawa fenolik, flavonoid, dan antosianin. XRF mengidentifikasi unsur mineral makro dan mikro, sedangkan pH berkisar 4–5,5. Kombinasi ekstrak memberikan daya hambat Kesimpulan: Kombinasi ekstrak air beras ketan hitam dan daun pandan berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antibakteri alami untuk sediaan kesehatan dan kosmetik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Beras ketan hitam, daun pandan, FTIR, XRF, antibakteri, Cutibacterium acnes.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 07 Oct 2026 07:25
Last Modified: 07 Oct 2026 07:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59027

Actions (login required)

View Item
View Item