EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KOMBINASI ARANG AKTIF DAN TANAMAN KIAMBANG DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH SAGU DI DESA KAMARIAN, KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT


PESIRERON, RIA CHRISTELA (2026) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KOMBINASI ARANG AKTIF DAN TANAMAN KIAMBANG DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH SAGU DI DESA KAMARIAN, KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P032221007-7vicF1LUo0m3fMtC-20260623152809.pdf] Text
P032221007-7vicF1LUo0m3fMtC-20260623152809.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

RIA CHRISTELA PESIRERON. Efektivitas Penggunaan Kombinasi Arang Aktif Dan Tanaman Kiambang Dalam Pengolahan Air Limbah Sagu Di Desa Kamarian, Kabupaten Seram Bagian Barat. (dibimbing oleh Farid Samawi dan Miswar Tumpu). Limbah cair sagu merupakan salah satu sumber pencemar lingkungan yang memiliki kandungan bahan organik tinggi, ditandai dengan nilai BOD, COD, dan fosfat yang melebihi baku mutu. Kondisi ini ditemukan pada industri pengolahan sagu skala kecil di Desa Kamarian, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang belum memiliki sistem pengolahan limbah yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi optimal arang aktif dan tanaman kiambang, mengkaji laju penurunan konsentrasi parameter kualitas air (pH, BOD₅, COD, fosfat, nitrat, dan TSS), serta mengevaluasi efektivitas metode filtrasi kombinasi dalam mengolah limbah cair sagu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen skala laboratorium dengan sistem filtrasi aliran gravitasi (downflow) dan waktu tinggal selama 4 hari. Variasi perlakuan dilakukan dengan perbandingan media arang aktif dan tanaman kiambang, yaitu 100:0, 0:100, 50:50, 75:25, 25:75, serta kontrol (tanpa perlakuan). Parameter yang dianalisis meliputi pH, BOD₅, COD, fosfat, nitrat, dan TSS, yang diukur sebelum dan sesudah perlakuan berdasarkan standar metode uji yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair sagu memiliki karakteristik awal dengan nilai BOD sebesar 56,1 mg/L, COD 72,3 mg/L, fosfat 4,04 mg/L, dan pH 6,64. Setelah perlakuan, terjadi penurunan signifikan pada hampir seluruh parameter. Kombinasi media terbaik diperoleh pada perbandingan arang aktif 75% dan tanaman kiambang 25%, dengan nilai rata-rata BOD sebesar 8,7 mg/L, COD 10,96 mg/L, dan fosfat 0,006 mg/L, serta pH yang relatif stabil mendekati netral. Penurunan ini menunjukkan adanya sinergi antara proses adsorpsi oleh arang aktif dan penyerapan biologis oleh tanaman kiambang. Sementara itu, perlakuan dengan 100% tanaman kiambang menunjukkan efektivitas yang rendah dan cenderung meningkatkan beberapa parameter akibat pelepasan kembali polutan. Dengan demikian, metode filtrasi kombinasi arang aktif dan tanaman kiambang terbukti efektif dalam menurunkan konsentrasi pencemar limbah cair sagu. Pendekatan ini merupakan solusi yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan, serta berpotensi diterapkan pada industri pengolahan sagu.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Pengelolaan Lingkungan Hidup
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 07 Oct 2026 07:11
Last Modified: 07 Oct 2026 07:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59017

Actions (login required)

View Item
View Item