Judo Sebagai Alat Soft Power dan Instrumen Peacebuilding Jepang kepada Amerika Serikat Pasca Tokyo Games 1964 = The role of judo as an instrument of Japan's soft power in its bilateral relations with the United States following the 1964 Tokyo Games


RIDHO, BRANDY EMERSON (2026) Judo Sebagai Alat Soft Power dan Instrumen Peacebuilding Jepang kepada Amerika Serikat Pasca Tokyo Games 1964 = The role of judo as an instrument of Japan's soft power in its bilateral relations with the United States following the 1964 Tokyo Games. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of FULL] Text (FULL)
E061221021-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran judo sebagai instrumen soft power Jepang dalam hubungan bilateral dengan Amerika Serikat pasca Tokyo Games 1964 serta mengkaji kontribusi filosofi Jita Kyoei dan Seiryoku Zen'yo dalam upaya peacebuilding dan rekonsiliasi budaya antara kedua negara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya Jepang untuk merekonstruksi citra nasionalnya pasca Perang Dunia II melalui pendekatan diplomasi budaya dan diplomasi olahraga yang bersifat non-koersif. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka yang bersumber dari dokumen resmi, literatur akademik, jurnal ilmiah, dan berbagai publikasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judo berhasil berfungsi sebagai instrumen soft power melalui penyebaran nilai-nilai budaya Jepang seperti disiplin, penghormatan, harmoni, dan kerja sama yang membentuk citra positif Jepang di masyarakat Amerika Serikat. Pengakuan judo sebagai cabang olahraga resmi pada Olimpiade Tokyo 1964 turut memperkuat legitimasi internasional Jepang sekaligus memperluas pengaruh budayanya di tingkat global. Filosofi Jita Kyoei dan Seiryoku Zen'yo berkontribusi dalam membangun ruang interaksi sosial dan budaya yang mendukung rekonsiliasi, pembangunan kepercayaan, serta penguatan hubungan masyarakat Jepang dan Amerika Serikat di tingkat komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa judo tidak hanya berfungsi sebagai olahraga, tetapi juga sebagai instrumen diplomasi budaya dan peacebuilding yang berperan penting dalam transformasi citra internasional Jepang serta penguatan hubungan bilateral Jepang-Amerika Serikat pasca Perang Dunia II.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Judo, Soft Power, Diplomasi Olahraga, Peacebuilding, Jepang, Amerika Serikat, Tokyo Games 1964.
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 07 Oct 2026 06:47
Last Modified: 07 Oct 2026 06:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59012

Actions (login required)

View Item
View Item