SINTESIS, KARAKTERISASI, DAN STUDI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI KOMPLEKS Zn(II) DAN Cr(III) DENGAN LIGAN VALIN–FENILALANIN DITIOKARBAMAT SECARA IN VITRO DAN IN SILICO


K., IZZAH MAURYZA H. KORDI (2026) SINTESIS, KARAKTERISASI, DAN STUDI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI KOMPLEKS Zn(II) DAN Cr(III) DENGAN LIGAN VALIN–FENILALANIN DITIOKARBAMAT SECARA IN VITRO DAN IN SILICO. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of H012221010-w3yWxfnhK8ZCERrd-20260818161915.pdf] Text
H012221010-w3yWxfnhK8ZCERrd-20260818161915.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Resistensi bakteri terhadap antibiotik terus meningkat dan menjadi ancaman serius bagi kesehatan global. Munculnya bakteri yang resisten terhadap berbagai golongan antibiotik menyebabkan penurunan efektivitas terapi serta tingginya biaya pengobatan. Salah satu pendekatan yang berpotensi mengatasi permasalahan tersebut adalah pengembangan kompleks logam berbasis ligan ditiokarbamat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi senyawa kompleks dari logam Zn(II) dan Cr(III ) dengan Valin-fenilalanin ditiokarbamat serta mengevaluasi bioaktivitasnya sebagai antibakteri melalui pendekatan in silico dan in vitro Metode. Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama meliputi sintesis ligan valin-fenilalanin dipeptida ditiokarbamat dan pembentukan kompleks. Tahap kedua meliputi karakterisasi melalui penentuan rendemen, titik leleh, konduktivitas, spektroskopi UV-Vis, FTIR, XRD, dan SEM-EDS. Tahap ketiga meliputi evaluasi aktivitas biologis secara in silico melalui prediksi sifat kemiripan obat berdasarkan aturan Lipinski, analisis farmakokinetik dan toksisitas (ADMET), serta molecular docking terhadap enzim DNA gyrase B, serta pengujian aktivitas antibakteri secara in vitro menggunakan metode difusi cakram terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa. Hasil. Sintesis menghasilkan ligan Val-Phe Dtc dengan rendemen sebesar 62,38%, sedangkan kompleks Zn(II)Val-Phe Dtc dan Cr(III)Val-Phe Dtc masing-masing memiliki rendemen sebesar 80,01% dan 84,75%. Hasil karakterisasi FTIR, UV-Vis, XRD, dan SEM-EDS mengonfirmasi terbentuknya kompleks logam dengan karakteristik yang sesuai. Analisis molecular docking menunjukkan bahwa kompleks Zn(II) dan Cr(III) memiliki afinitas pengikatan yang lebih baik terhadap reseptor DNA gyrase dan koordinasi dengan residu aktif protein. Prediksi Lipinski menunjukkan bahwa ligan memenuhi seluruh aturan. Analisis ADMET menunjukkan bahwa kompleks masih memiliki profil farmakokinetik dan toksisitas yang dapat diterima, meskipun absorpsi ususnya lebih rendah dibandingkan ligan. Uji in vitro menunjukkan bahwa kompleks Zn(II)Val-Phe Dtc dan Cr(III)Val-Phe Dtc mampu menghambat pertumbuhan E. coli, S. aureus, dan P. aeruginosa. Kesimpulan. Kompleks Zn(II)Val-Phe Dtc dan Cr(III)Val-Phe Dtc berhasil disintesis dan memiliki karakteristik fisikokimia yang mendukung pembentukan kompleks logam. Hasil evaluasi in silico dan in vitro menunjukkan bahwa kompleksasi meningkatkan aktivitas biologis ligan sehingga kedua senyawa kompleks berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agen antibakteri berbasis logam.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 07 Oct 2026 02:06
Last Modified: 07 Oct 2026 02:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58945

Actions (login required)

View Item
View Item