KONSTRUKSI DAN KRITIK IDEOLOGI PATRIARKI DALAM NOVEL DI TANAH LADA KARYA ZIGGY ZEZSYAZEOVIENNAZABRIZKIE


ANDI HERMAWATI, ANDI HERMAWATI (2026) KONSTRUKSI DAN KRITIK IDEOLOGI PATRIARKI DALAM NOVEL DI TANAH LADA KARYA ZIGGY ZEZSYAZEOVIENNAZABRIZKIE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of F032231003-fullll.pdf] Text
F032231003-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI HERMAWATI. Konstruksi dan Kritik Ideologi Patriarki dalam Novel Di Tanah Lada Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (dibimbing oleh Inriati Lewa dan M. Syafri Badarudin) Ideologi patriarki dalam wacana keluarga sering dikonstruksi sebagai otoritas natural, padahal kerap menjadi sumber kekerasan dan disfungsi yang paling destruktif. Hal tersebut dikritik secara tajam dalam novel Di Tanah Lada karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie melalui representasi tokoh ayah dan dampaknya yang traumatis. Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi dan mendeskripsikan peran ayah yang memengaruhi kehidupan keluarga dalam novel Di Tanah Lada dan 2) menjelaskan ideologi ayah dalam novel Di Tanah Lada mengkritik ideologi patriarki dalam masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan kritik ideologi Terry Eagleton. Data dalam penelitian ini adalah segala teks dalam novel Di Tanah Lada yang terkait dengan peran, kekuasaan, dan ideologi ayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kekuasaan patriarki tokoh ayah dimanifestasikan melalui tiga aspek dominan yaitu a) kekuasaan simbolik dan kontrol emosional yang melakukan de-personalisasi terhadap anggota keluarga, b) kekuasaan material dan tindakan otoriter melalui kontrol finansial dan kekerasan fisik, dan c) dampak spesifik berupa penghancuran keharmonisan keluarga yang memicu lahirnya "keluarga afektif" sebagai solidaritas tandingan dari tokoh anak untuk menolak dunia yang menindas dan (2) novel ini berfungsi sebagai medium subversif yang membongkar ideologi ayah melalui empat mekanisme kritik ideologi yaitu a) naturalisasi dan mistifikasi yang mengaburkan realitas eksploitatif menjadi kodrat, b) rasionalisasi dan universalisasi yang melegitimasi kekerasan demi kepentingan subjektif ayah, c) reproduksi dan inskripsi subjektivitas yang memperlihatkan pembentukan kesadaran korban, dan d) pengelolaan kontradiksi dan sifat performatif yang menyingkap kerapuhan ideologi saat gagal memenuhi janji perlindungan. Melalui pembongkaran tersebut, teks ini merupakan praktik ideologis oposisi dengan perspektif Eagleton yang mampu menilai dan menantang pandangan dunia dominan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 07 Oct 2026 00:25
Last Modified: 07 Oct 2026 00:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58895

Actions (login required)

View Item
View Item