Viabilitas Dan Abnormalitas Spermatozoa Kambing Saanen Hasil Sexing Menggunakan Albumin Freeze Dry Dengan Waktu Inkubasi Berbeda


MUH. FAJRI, MUH. FAJRI (2026) Viabilitas Dan Abnormalitas Spermatozoa Kambing Saanen Hasil Sexing Menggunakan Albumin Freeze Dry Dengan Waktu Inkubasi Berbeda. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of I011221245-valURcfWCioMSxsQ-20260716142629.pdf] Text
I011221245-valURcfWCioMSxsQ-20260716142629.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Teknologi sexing spermatozoa merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi reproduksi ternak dengan mengendalikan jenis kelamin keturunan. Pada kambing Saanen sebagai ternak perah, kelahiran anak betina lebih diharapkan karena berpotensi menjadi induk penghasil susu. Penggunaan albumin freeze dry sebagai medium sexing dinilai memiliki stabilitas yang baik, namun lama waktu inkubasi dapat mempengaruhi kualitas spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan waktu inkubasi terhadap viabilitas dan abnormalitas spermatozoa kambing Saanen. Penelitian dilaksanakan pada Maret–April 2026 di Laboratorium Reproduksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (30 menit), P2 (60 menit), dan P3 (90 menit) dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa yang dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan apabila menunjukkan perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan waktu inkubasi memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap viabilitas spermatozoa. Nilai viabilitas tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 (30 menit), yaitu 76,86±1,42% pada fraksi X dan 75,84±0,38% pada fraksi Y, sedangkan nilai terendah diperoleh pada perlakuan P3 (90 menit), yaitu 69,20±0,98% pada fraksi X dan 67,60±1,03% pada fraksi Y. Pada parameter abnormalitas, perlakuan menunjukkan nilai berkisar antara 9,46–10,28%, yang masih berada dalam kisaran normal (<20%), sehingga menunjukkan bahwa penggunaan medium albumin freeze dry tidak menyebabkan peningkatan abnormalitas spermatozoa secara signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 07 Oct 2026 00:22
Last Modified: 07 Oct 2026 00:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58894

Actions (login required)

View Item
View Item