PELABUHAN PARE-PARE SEBAGAI TEMPAT PERDAGANGAN GELAP PASCA KEMERDEKAAN 1950-1965


IRHAM, IRHAM (2026) PELABUHAN PARE-PARE SEBAGAI TEMPAT PERDAGANGAN GELAP PASCA KEMERDEKAAN 1950-1965. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of F061211027-fulll.pdf] Text
F061211027-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini mengkaji dinamika Pelabuhan Parepare sebagai tempat perdagangan gelap pada periode 1950–1965 dengan fokus pada faktor-faktor yang mendorong munculnya aktivitas perdagangan gelap berlangsung di Parepare dan bagaimana aktivitas perdagangan gelap berlangsung di Parepare Sulawesi Selatan pada masa awal kemerdekaan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang mencakup tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, penelitian ini menelusuri keterkaitan antara konteks sosial, politik, dan ekonomi di Sulawesi Selatan dalam membentuk praktik ekonomi ilegal di kawasan pelabuhan. Sumber utama yang digunakan meliputi arsip pemerintah daerah, dokumen Komando Daerah Maritim (KDM) Makassar, laporan kolonial, serta pemberitaan surat kabar lokal dan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mendorong terjadinya aktivitas illegal di Pelabuhan Parepare adalah (1) lemahnya pengawasan negara dan bea cukai; (2) situasi politik dan keamanan yang tidak stabil; (3) posisi geografis parepare yang strategis; (4) keterlibatan aktor lokal dan kelompok bersenjata; (5) monopoli perdagangan dan pelayaran oleh negara; Selanjutnya, aktivitas perdagangan gelap dilakukan dengan cara (1) berlayar tanpa muatan di pelabuhan resmi; (2) bongkar muat dipelabuhan tidak memiliki bea cukai; (3) Membarter komoditas; (4) diselundupkan; (5) menggunakan kapal-kapal kecil dan kapal besar. Komoditas yang diperdagangkan adalah hasil pertanian dan perkebunan, seperti kopra, beras, rotan, dan damar. Selain itu, komoditas lain yang diperdagangkan seperti bahan bakar energi dan senjata yang diperdagangkan didalam negeri dan diluar negeri. Aktivitas perdagangan ini melibatkan beberapa aktor antara lain tokoh militer, kelompok bersenjata, dan masyarakat lokal seperti Kahar Muzakkar, Andi Selle, serta para pedagang Bugis dan Tionghoa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 06 Oct 2026 06:18
Last Modified: 06 Oct 2026 06:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58872

Actions (login required)

View Item
View Item