Analisis Principal-Agent Dalam Implementasi Kebijakan Ketahanan Pangan Di Kabupaten Kolaka Utara = Analysis Of Principal-Agent In The Implementation Of Food Security Policy In North Kolaka Regency


HAMDI, MUH. HILAL (2026) Analisis Principal-Agent Dalam Implementasi Kebijakan Ketahanan Pangan Di Kabupaten Kolaka Utara = Analysis Of Principal-Agent In The Implementation Of Food Security Policy In North Kolaka Regency. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
E012231013-4UVM9CDjRf1TB8Jz-20260715221955.jpeg

Download (387kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
E012231013- BAB 1-2.pdf

Download (354kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E012231013-DAPUS.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of FULL] Text (FULL)
E012231013-FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Tindakan principal-agent guna mengaktifkan kelompok tani dalam implementasi kebijakan ketahanan pangan rentan terhadap perbedaan tujuan, bounded rationality, dan asimetri informasi, yang memicu munculnya agency problem. Hubungan ini memerlukan management control system (MCS) sebagai instrumen mitigasi agency problem. Studi ini bertujuan menjelaskan dan menganalisis MCS yang meliputi planning, administrative, cybernetic, reward/compensation, dan culture control dalam memitigasi agency problem pada tindakan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (principal) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (agent) guna mengaktifkan Kelompok Tani. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi tindakan principal-agent dalam mengaktifkan kelompok tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MCS berkontribusi dalam memitigasi agency problem, meskipun implementasi kebijakan secara keseluruhan belum sepenuhnya efektif. Secara spesifik, planning dan administrative control terbukti efektif membatasi ruang gerak agent, mencegah adverse selection, dan mengatasi asimetri informasi. Namun, cybernetic control terhambat oleh keterbatasan kuantitas agent dan kekakuan regulasi makro yang memicu bounded rationality. Di sisi lain, compensation control efektif sebagai stimulus awal, tetapi ketergantungan pada motivasi ekstrinsik membuat pendampingan menjadi syarat mutlak untuk mencegah moral hazard. Sementara itu, culture control belum mampu menjadi kendali mandiri karena nilai kemandirian belum terinternalisasi kuat pada kelompok tani. Oleh karena itu, keberhasilan kebijakan memerlukan sinergi disiplin antara kontrol formal berbasis data real-time dan penguatan kontrol budaya informal guna menjamin konsistensi kinerja dan tindakan principal-agent.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Agency Problem; Implementasi Kebijakan; Ketahanan Pangan; Management Control System; Principal-Agent
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 06 Oct 2026 00:24
Last Modified: 06 Oct 2026 00:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58805

Actions (login required)

View Item
View Item