MUHAMMAD FADEL, MUHAMMAD FADEL (2026) INSIDENSI DAN INTENSITAS SERANGAN PENGGEREK BUAH KAKAO (Conopomorpha cramerella) PADA KLON GTB, S2, DAN MCC01. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G061221059-RlKwXVsZ9FEz1Hvj-20260713131330.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Serangan hama penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella) menjadi masalah besar pada tanaman kakao di Indonesia, terutama di daerah Sulawesi Selatan. Larva ini merusak buah dengan memakan daging buah dan embrio biji. sehingga mengurangi kualitas dan jumlah hasil panen. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat ketahanan tiga klon kakao yaitu GTB, S2, dan MCC01 berdasarkan karakteristik bentuk buah yang memengaruhi kemampuan terhadap serangan hama. Metode. Penelitian ini menggunakan lima pohon diambil dari setiap klon. Data insidensi dan intensitas serangan dikumpulkan melalui observasi langsung dan pengukuran morfologi buah, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil. Klon GTB memiliki tingkat resistensi tertinggi dengan insidensi serangan yang terendah (0,5-5%) dan intensitas kerusakan 5%, yang disebabkan oleh ketebalan kulit buah 1 756 cm dan permukaan yang halus. Sebaliknya, klon MCC01 paling mudah terkena serangan dengan insidensi serangan 25% dan intensitas kerusakan 19%, karena memiliki kulit buah yang tipis yaitu 1,299 cm dan tekstur yang kasar Kesimpulan. Ada perbedaan yang cukup besar dalam tingkat serangan hama penggerek buah pada ketiga klon yaitu GTB, S2, dan MCC01 Kion GTB direkomendasikan sebagai pilihan utama dalam pengendalian hama karena ketahanannya yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Proteksi Tanaman |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:35 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58772 |
